BNPT Gandeng Gus Baha Tanamkan Islam Wasathiyah lewat Dialog Kebangsaan

Senin, 22 Desember 2025 - 22:06 WIB
Gus Baha juga mengajak peserta untuk mengedepankan rasa syukur sebagai warga negara Indonesia. Menurutnya, Indonesia telah memberikan ruang yang luas bagi umat Islam untuk menjalankan ibadah secara aman dan damai. Dalam konteks deradikalisasi, ia berpesan agar para mitra deradikalisasi mampu mengenali kebenaran hakiki dalam beragama, yakni kebenaran yang dapat diterima oleh akal sehat dan masyarakat luas.

"Kebenaran yang hakiki adalah kebenaran yang mampu diterima oleh akal sehat dan masyarakat secara umum. Jika sebuah kebenaran harus dipaksakan dengan kekerasan, maka ia bukanlah kebenaran yang sejati," pungkas Gus Baha.

Melalui kegiatan ini, BNPT berharap proses deradikalisasi dapat berjalan lebih efektif dengan melibatkan tokoh agama yang memiliki otoritas keilmuan dan keteladanan moral. Pendekatan dialog keagamaan berbasis Islam wasathiyah diharapkan mampu memperkuat kesadaran kebangsaan sekaligus menumbuhkan sikap toleran di tengah masyarakat.

Sejumlah pejabat BNPT turut hadir dalam kegiatan tersebut. Antara lain, Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi BNPT Mayjen TNI Sudaryanto; Direktur Pencegahan Brigjen TNI Sigit Karyadi; Direktur Deradikalisasi BNPT Brigjen Pol Iwan Ristiyanto., serta pejabat terkait lainnya. Sementara itu, dua mitra deradikalisasi, Dipo Azhari dan dr. Agus Purwantoro, mewakili peserta yang hadir langsung untuk menyampaikan pandangan dan pengalaman mereka dalam forum dialog tersebut.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!