Kasus Nadiem, Pengamat: Kalau Negara Dirugikan, Masyarakat Tak Peduli Siapa Dia
Senin, 15 Desember 2025 - 13:48 WIB
Dalam kasus dugaan korupsi yang nilainya sangat besar seperti kasus Nadiem, jaksa tentu tidak main-main karena risikonya sangat besar. Terlebih jika asal tuding tanpa memiliki dasar bukti.
“Tentu mereka tidak berani mengada-ada, apalagi menciptakan satu kerugian negara yang jumlahnya fantastis dalam kasus chromebook,” kata mantan Hakim Konstitusi ini.
Disinggung tentang kemungkinan Presiden Prabowo Subianto akan menggunakan hak abolisi, amnesti, ataupun rehabilitasi, Maruarar mengatakan, presiden akan menggunakan hak tersebut jika memiliki dasar kuat.
Namun demikian, Maruarar melihat sebaiknya mempertimbangkan momentumnya. Abolisi sebaiknya diberikan ketika masih dalam proses penuntutan sampai proses persidangan sebelum putusan, sedangkan amnesti setelah putusan berkekuatan hukum tetap.
“Kalau rehabilitasi merupakan pemulihan kepada kedudukan dan kehormatannya semula, yang tentu saja setelah putusan berkekuatan hukum, karena misalnya JPU dan terdakwa tidak menggunakan haknya untuk banding/kasasi,” ujar Maruarar.
“Tentu mereka tidak berani mengada-ada, apalagi menciptakan satu kerugian negara yang jumlahnya fantastis dalam kasus chromebook,” kata mantan Hakim Konstitusi ini.
Disinggung tentang kemungkinan Presiden Prabowo Subianto akan menggunakan hak abolisi, amnesti, ataupun rehabilitasi, Maruarar mengatakan, presiden akan menggunakan hak tersebut jika memiliki dasar kuat.
Namun demikian, Maruarar melihat sebaiknya mempertimbangkan momentumnya. Abolisi sebaiknya diberikan ketika masih dalam proses penuntutan sampai proses persidangan sebelum putusan, sedangkan amnesti setelah putusan berkekuatan hukum tetap.
“Kalau rehabilitasi merupakan pemulihan kepada kedudukan dan kehormatannya semula, yang tentu saja setelah putusan berkekuatan hukum, karena misalnya JPU dan terdakwa tidak menggunakan haknya untuk banding/kasasi,” ujar Maruarar.
(jon)
Lihat Juga :