Komunikasi Kemenhut Dinilai Makin Terbuka dan Kolaboratif

Jum'at, 12 Desember 2025 - 16:42 WIB
CEO Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) Jamartin Sihite.

Baca juga: Raja Antoni Kembali Segel 3 Subjek Hukum Perusak Hutan, Total Sudah 7 Disegel

Lebih lanjut dia mengatakan, pendekatan yang lebih inklusif mendorong terciptanya pemahaman bersama serta penyelarasan upaya di tingkat kebijakan dan operasional. Ia berharap semangat kolaborasi ini terus diperkuat untuk mewujudkan perlindungan hutan jangka panjang dan pengelolaan lanskap yang berkelanjutan.

Dia juga menekankan pentingnya peningkatan perhatian terhadap kesejahteraan satwa liar, terutama orangutan sebagai spesies kunci konservasi. “Hal ini memerlukan kebijakan yang lebih terukur, pengawasan yang konsisten serta implementasi lapangan yang efektif,” katanya.

Mengakhiri pernyataannya, Jamartin optimistis momentum positif saat ini dapat menghasilkan perubahan nyata. “Kami meyakini bahwa komitmen bersama pasti dapat menghasilkan perubahan nyata, demi masa depan Indonesia dan keberlangsungan seluruh kehidupan yang bergantung pada kelestariannya,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!