Gus Baha Ingatkan Azab Perusak Alam ketika Cak Imin Serukan Tobat Ekologi

Kamis, 04 Desember 2025 - 10:29 WIB
Ulama karismatik KH Bahauddin Nursalim atau Gus Baha menyampaikan pentingnya menjaga alam. Foto: Ist
JAKARTA - Seruan tobat ekologi yang kian menggema di tengah deret bencana hidrometeorologi yang melanda Sumatera dan sejumlah wilayah Indonesia mendapat dukungan luas dari berbagai kalangan. Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menjadi tokoh yang paling lantang menyerukan pentingnya pertobatan ekologis sebagai sikap moral kolektif untuk menghentikan laju kerusakan lingkungan.

Di saat yang sama, publik kembali menyorot pesan keagamaan dari ulama karismatik KH Bahauddin Nursalim atau Gus Baha terkait pentingnya menjaga alam. Sebuah video berdurasi 2 menit 30 detik yang kembali viral di media sosial memperlihatkan Gus Baha menguraikan ayat-ayat Al-Qur’an yang memperingatkan manusia agar tidak congkak dan tidak merusak bumi.



Baca juga: Sekadar Bicara Tobat dengan Lidah Bukan Tobat, Lalu Bagaimana?

Video yang diunggah akun Instagram nahdliyyin bersatu itu langsung menjadi rujukan banyak pihak mengingat relevansinya dengan situasi Indonesia saat ini.

Dalam video tersebut, Gus Baha menafsirkan pesan kuat dari Surat Al-Mulk (Tabarak) ayat 17, yang mengingatkan manusia tentang bahaya besar akibat kerusakan alam.

“Kenapa surat Tabarak spesial? Di situ manusia diingatkan oleh Allah Ta’ala: أَمْ أَمِنتُمْ مَّنْ فِي السَّمَاءِ أَنْ يُرْسِلَ عَلَيْكُمْ حَاصِبًا فَسَتَعْلَمُونَ كَيْفَ نَذِيرِ. Kok kamu hidup di bumi tenang-tenang saja, bisa saja bumi ini tamur. Tamur itu likuifaksi, bumi bergelombang, bergeliat, lalu menimpa manusia," ujar Gus Baha dalam video tersebut dikutip Rabu (3/12/2025).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!