Anggota DPR PKS Dorong Pemerintah Beri Perhatian Serius kepada Anak Berkebutuhan Khusus

Selasa, 15 September 2020 - 14:12 WIB
Sekadar diketahui, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memperkirakan sekitar 70% anak berkebutuhan khusus tidak memperoleh pendidikan yang layak. Sementara, data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2017 menunjukan jumlah anak berkebutuhan khusus di Indonesia mencapai 1,6 juta orang. Artinya, sekitar 1 juta anak berkebutuhan khusus belum memperoleh pendidikan sesuai dengan kebutuhan mereka.

Bukhori mendorong Kemensos menggulirkan bantuan yang sifatnya tidak konsumtif semata, tetapi memiliki pola memberdayakan. Paradigma ini perlu dikembangkan dalam rangka membuka pelibatan yang seluas-luasnya bagi masyarakat dalam merespons isu sosial sekaligus mendorong kemandirian pihak yang dibantu sehingga bisa berdaya.

(Baca juga: Stop Bullying Anak Berkebutuhan Khusus ).

"Fungsi fasilitasi pemerintah tetap ada melalui balai-balai yang disediakan. Akan tetapi perlu ada proses pemberdayaan publik untuk bersama-sama menyelesaikan isu sosial," ujar Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Kata dia, DPR juga perlu dilibatkan oleh Kemensos mengingat selain memiliki fungsi pengawasan, DPR juga memiliki fungsi representasi, yakni mewakili orang fakir. "Melalui sinergi yang kuat, penyelesaian masalah sosial bisa dilaksanakan secara efektif, efisien, dan berdampak," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!