Denny JA Dapat Penghargaan Sastra Global untuk Pengembangan Puisi Esai
Kamis, 27 November 2025 - 13:21 WIB
BRICS Literature Award menjadi ruang penting bagi representasi budaya dan pengalaman dari negara-negara Global South. BRICS Literature Award dibentuk pada Forum ‘Traditional Values’ tahun 2024 dan menyeleksi penulis melalui proses longlist, shortlist, hingga penentuan pemenang oleh dewan juri lintas negara.
Dia memahami terdapat dua kategori penghargaan sastra BRICS, meski dia belum mengetahui pemenang kategori lainnya. Penghargaan diberikan kepada Denny JA atas kontribusinya dalam melahirkan dan mengembangkan genre puisi esai, sebuah inovasi sastra yang menggabungkan unsur liris, naratif, dan data faktual.
Genre yang diperkenalkannya pada 2012 itu kini berkembang menjadi medium dokumentasi tragedi dan harapan sosial, ruang eksplorasi estetika sekaligus laporan sosial, gerakan literasi lintas negara, tema kajian akademik, serta inspirasi festival regional seperti ASEAN Poetry Essay Festival di Malaysia.
Melalui Denny JA Foundation, dia juga mendirikan dana abadi untuk memastikan perkembangan puisi esai tetap berlanjut. “Inovasi sastra tidak cukup hanya diciptakan, tetapi harus dibangun ekosistemnya,” katanya.
Undangan penghargaan ini sebagai bentuk pengakuan dunia terhadap perjalanan panjang eksperimen sastra yang dia mulai lebih dari satu dekade lalu. “Kadang, langkah kecil yang kita ayunkan sendiri tanpa sorotan ternyata membentuk jalan yang dilihat dunia,” ujarnya.
Dia memahami terdapat dua kategori penghargaan sastra BRICS, meski dia belum mengetahui pemenang kategori lainnya. Penghargaan diberikan kepada Denny JA atas kontribusinya dalam melahirkan dan mengembangkan genre puisi esai, sebuah inovasi sastra yang menggabungkan unsur liris, naratif, dan data faktual.
Genre yang diperkenalkannya pada 2012 itu kini berkembang menjadi medium dokumentasi tragedi dan harapan sosial, ruang eksplorasi estetika sekaligus laporan sosial, gerakan literasi lintas negara, tema kajian akademik, serta inspirasi festival regional seperti ASEAN Poetry Essay Festival di Malaysia.
Melalui Denny JA Foundation, dia juga mendirikan dana abadi untuk memastikan perkembangan puisi esai tetap berlanjut. “Inovasi sastra tidak cukup hanya diciptakan, tetapi harus dibangun ekosistemnya,” katanya.
Undangan penghargaan ini sebagai bentuk pengakuan dunia terhadap perjalanan panjang eksperimen sastra yang dia mulai lebih dari satu dekade lalu. “Kadang, langkah kecil yang kita ayunkan sendiri tanpa sorotan ternyata membentuk jalan yang dilihat dunia,” ujarnya.
Lihat Juga :