YouTube Masih Andalkan Mata Manusia dalam Menangkal Konten Hoaks dan Sensitif
Rabu, 26 November 2025 - 15:58 WIB
Menurutnya, mekanisme pelaporan dua arah oleh platform digital untuk menangkal hoaks ini hal yang lumrah. "Yang satunya itu manual, yang satunya otomatis. Karena kan banyaknya konten yang di-upload, kita butuh otomatisasi," katanya.
Baca juga: iNews Media Group Ajak Content Creator Berkolaborasi
Namun, ia menilai, sistem otomatis dalam menangkal konten negatif tidaklah cukup. Untuk memastikan akurasi konteks, terutama pada isu-isu sensitif, 'naluri' manusia dinilai tetap diperlukan.
"Untuk konten-konten tertentu yang mungkin lebih sensitif, itu biasa dicek oleh manusia," kata Isabella.
Hal itu dilakukan agar tak ada konten negatif yang beredar. "Karena kami merasa platform selalu juga ada tanggung jawabnya untuk informasi yang tersebar di digital juga," pungkasnya.
Baca juga: iNews Media Group Ajak Content Creator Berkolaborasi
Namun, ia menilai, sistem otomatis dalam menangkal konten negatif tidaklah cukup. Untuk memastikan akurasi konteks, terutama pada isu-isu sensitif, 'naluri' manusia dinilai tetap diperlukan.
"Untuk konten-konten tertentu yang mungkin lebih sensitif, itu biasa dicek oleh manusia," kata Isabella.
Hal itu dilakukan agar tak ada konten negatif yang beredar. "Karena kami merasa platform selalu juga ada tanggung jawabnya untuk informasi yang tersebar di digital juga," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :