350 Personel Brimob Dilatih Jadi Pasukan Perdamaian, Siap Dikirim ke Gaza
Senin, 17 November 2025 - 09:35 WIB
Dankorbrimob Polri, Komjen Pol Ramdani Hidayat menyatakan telah menyiapkan 350 personel untuk bergabung sebagai pasukan perdamaian PBB di Gaza, Palestina. Foto/Dok.SindoNews
JAKARTA - Komandan Korps Brimob (Dankorbrimob) Polri, Komjen Pol Ramdani Hidayat menyatakan, Korps Brimob telah menyiapkan 350 personel terlatih dan berpengalaman untuk bergabung sebagai pasukan penjaga perdamaian PBB di Gaza, Palestina. Personel yang dipilih merupakan putra-putri terbaik Polri yang saat ini mengikuti latihan dasar penugasan.
Pelatihan tersebut mencakup perlindungan warga sipil, respons kemanusiaan, kedisiplinan rules of engagement, serta kemampuan adaptasi terhadap dinamika operasi internasional. Ia menegaskan bahwa jumlah pasukan yang disiapkan dapat bertambah atau berkurang sesuai kebutuhan negara, sehingga Polri selalu fleksibel dan responsif terhadap perkembangan situasi global.
Baca juga: Siap-siap, Rekrutmen Bintara Brimob Polri akan Dibuka 10 November 2025
Dengan rekam jejak yang kuat serta pengalaman yang diakui dunia internasional, Polri siap mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga perdamaian, melindungi hak asasi manusia, dan menolong saudara-saudara kita di Gaza, apabila Indonesia kelak diminta menjalankan mandat tersebut.
Pelatihan tersebut mencakup perlindungan warga sipil, respons kemanusiaan, kedisiplinan rules of engagement, serta kemampuan adaptasi terhadap dinamika operasi internasional. Ia menegaskan bahwa jumlah pasukan yang disiapkan dapat bertambah atau berkurang sesuai kebutuhan negara, sehingga Polri selalu fleksibel dan responsif terhadap perkembangan situasi global.
Baca juga: Siap-siap, Rekrutmen Bintara Brimob Polri akan Dibuka 10 November 2025
Dengan rekam jejak yang kuat serta pengalaman yang diakui dunia internasional, Polri siap mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga perdamaian, melindungi hak asasi manusia, dan menolong saudara-saudara kita di Gaza, apabila Indonesia kelak diminta menjalankan mandat tersebut.
Lihat Juga :