Menag: Wakaf Akan Jadi Lokomotif Kebangkitan Umat

Senin, 14 September 2020 - 12:39 WIB
Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi. Foto/iNews
JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) mendorong Badan Wakaf Indonesia (BWI) untuk mengembangkan pengelolaan aset wakaf agar lebih produktif lagi. Wakaf dinilai bisa membantu dalam menangani kemiskinan.

Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengatakan pihaknya, BWI, dan sejumlah elemen terus berupaya membangun ekosistem perwakafan nasional.



Dia menerangkan perlu adanya perbaikan pengelolaan aset wakaf yang terbengkalai dan belum menghasilkan manfaat.

“Hemat kami, perlu dilakukan terobosan, baik secara regulasi, kebijakan, program, dan layanan wakaf. Siapa saja bisa berwakaf dan manfaatnya luas. Melalui pemberdayaan wakaf, kami ingin melanjutkan misi Islam rahmatan lil alamin,” ujarnya dalam Rapat Koordinasi Nasional BWI yang dilakukan secara daring, Senin (14/9/2020).

Dia mengungkapkan, pengelolaan aset wakaf bisa untuk komersial asal tidak keluar dari prinsip-prinsip syariah. Pengelolaan wakaf yang produktif dipercaya bisa membantu pemerintah dalam menurunkan angka kemiskinan.( Baca juga: Dubes Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI yang Baru Saja Dilantik Jokowi )

Saat ini telah diterbitkan sukuk wakaf (CWLS). Penerbitan sukuk wakaf ini untuk mendukung pengembangan investasi sosial dan wakaf produktif di Indonesia. Pemerintah memfasilitasi para pewakaf uang, baik bersifat temporer maupun permanen, agar dapat menempatkan wakaf uang pada instrumen investasi yang aman dan produktif.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!