3 Menteri Prabowo Dinilai Sukses Kawal Swasembada Pangan
Senin, 20 Oktober 2025 - 12:44 WIB
“Kalau dilihat dari tingkat ketersediaan pangan sampai hari ini memang cukup memadai, artinya masyarakat tercukupi, kan kita tidak lihat berita ada masyarakat kelaparan,” ujarnya, Senin (20/10/2025).
Trubus menekankan perlu dicatat, biasanya hampir setiap negara berkembang tak luput dari masalah kelaparan. Sementara bangsa Indonesia saat ini tidak mengalami persoalan tersebut. “Ini kita gak ada, ini menjadi penegasan bahwa swasembada kita sukses,” imbuhnya.
Ketiga menteri yang ada, seperti Mentan Amran diketahui memainkan fungsinya untuk mengawal produksi pangan, sedangkan Mendagri Tito mengawal proses koordinasi antara stakeholders pangan sekaligus mencegah inflasi. Sedangkan, Menhan Sjafrie menyiapkan lahan dan pengamanan.
Baca juga: 24 Mayjen Dimutasi Panglima TNI pada Akhir September 2025, Ini Nama-namanya
Dengan melihat kondisi yang ada dari kinerja kementerian itu, ditambah dengan badan dan lembaga lainnnya, tampak bahwa impor menurun dari tahun-tahun sebelumnya. “Artinya, pangan itu berasal dari budidaya kita sendiri, dari masyarakat lokal, masyarakat dari kabupaten/kota itu umumnya,” katanya.
Trubus menekankan perlu dicatat, biasanya hampir setiap negara berkembang tak luput dari masalah kelaparan. Sementara bangsa Indonesia saat ini tidak mengalami persoalan tersebut. “Ini kita gak ada, ini menjadi penegasan bahwa swasembada kita sukses,” imbuhnya.
Ketiga menteri yang ada, seperti Mentan Amran diketahui memainkan fungsinya untuk mengawal produksi pangan, sedangkan Mendagri Tito mengawal proses koordinasi antara stakeholders pangan sekaligus mencegah inflasi. Sedangkan, Menhan Sjafrie menyiapkan lahan dan pengamanan.
Baca juga: 24 Mayjen Dimutasi Panglima TNI pada Akhir September 2025, Ini Nama-namanya
Dengan melihat kondisi yang ada dari kinerja kementerian itu, ditambah dengan badan dan lembaga lainnnya, tampak bahwa impor menurun dari tahun-tahun sebelumnya. “Artinya, pangan itu berasal dari budidaya kita sendiri, dari masyarakat lokal, masyarakat dari kabupaten/kota itu umumnya,” katanya.
Lihat Juga :