Megawati Minta Cakada Baca 6 Buku Soekarno dan 1 Buku Resep Masakan

Minggu, 13 September 2020 - 17:30 WIB
Buku kedua yang disebut Megawati adalah 'Sarinah'. Menurut Presiden RI Kelima itu, membaca 'Sarinah' semakin kontekstual di tengah kondisi kaum perempuan Indonesia yang masih mengalami berbagai kekerasan. Megawati mengatakan, di tengah pandemi covid, laporan yang masuk menunjukkan bahwa kekerasan dalam rumah tangga terhadap perempuan dan anak justru makin meningkat.

"Kalian para bapak kan punya istri, punya anak perempuan. Tolong dilindungi dengan baik. Jangan mereka dikampleng, dipukul, ditampar. Itu yang harus diperhatikan," kata Megawati, yang didampingi oleh Ketua DPP PDIP Eriko Sotarduga dan Stafsus Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Samuel Wattimena.

Buku ketiga yang disebut Megawati adalah "Pidato Lahirnya Pancasila" untuk mengetahui mengapa Pancasila lahir.

Selanjutnya adalah buku "Membangun Dunia Kembali - To Build A World A New" yang berisi pidato Bung Karno saat di PBB yang mendapatkan standing ovation dari perwakilan berbagai negara saat itu.

"Bagaimana kalian akan mempunyai inspirasi kalau dalam pikiran itu tidak ada isinya. Saya Sangat sedih kalau melihat ada yang diambil oleh KPK. KPK itu saya yang buat loh, jangan lupa loh, kalau ndak percaya lihat sejarah pembentukan KPK. MK saya buat, KPK saya buat, untuk apa? Untuk mendisiplinkan kita, kalangan pemimpin dan rakyat. Tetapi kan kebanyakan, mana ada rakyat yang bisa korupsi? Yang korupsi pasti kalangan elite," beber Megawati.

(Baca: Eri-Armuji Ganggu Soliditas PDIP tapi Akar Rumput Mendengar Megawati)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!