Analis: Prabowo Tak Berutang Budi terhadap Jokowi
Jum'at, 10 Oktober 2025 - 06:31 WIB
Menurut dia, Prabowo memberikan kesempatan 1 tahun pada masa transisi termasuk menjalin komunikasi dengan mantan Presiden. Dari situ kemudian di-preview secara objektif.
“Kalau dia salah ya mungkin, bias juga mungkin. Tapi, Prabowo tidak mungkin mengkhianati diri sendiri,” katanya.
Saat ini, Prabowo perlu healthy circle, core team yang kuat untuk memimpin roda pemerintahan. Sebab, yang disasar adalah program nasional, termasuk memerangi diri sendiri.
Direktur Eksekutif Lingkar Madani Ray Rangkuti mengatakan, pertemuan Jokowi dan Prabowo sebagai tanda perubahan peta politik. "Makin menunjukkan kepada kita bahwa suasana politik memang berubah seperti yang sudah saya sinyalkan 6 bulan lalu ketika Pak Prabowo bertemu dengan Ibu Mega saya mengatakan saat itu, ini udah terbalik nih," ujar Ray, Kamis (9/10/2025).
Dia menyoroti fenomena terbalik antara pertemuan Jokowi dengan Prabowo. Sebab, pada masa Pilpres 2024, Prabowo kerap mengunjungi Jokowi, kini berbalik Jokowi yang mengunjungi Prabowo.
“Kalau dia salah ya mungkin, bias juga mungkin. Tapi, Prabowo tidak mungkin mengkhianati diri sendiri,” katanya.
Saat ini, Prabowo perlu healthy circle, core team yang kuat untuk memimpin roda pemerintahan. Sebab, yang disasar adalah program nasional, termasuk memerangi diri sendiri.
Direktur Eksekutif Lingkar Madani Ray Rangkuti mengatakan, pertemuan Jokowi dan Prabowo sebagai tanda perubahan peta politik. "Makin menunjukkan kepada kita bahwa suasana politik memang berubah seperti yang sudah saya sinyalkan 6 bulan lalu ketika Pak Prabowo bertemu dengan Ibu Mega saya mengatakan saat itu, ini udah terbalik nih," ujar Ray, Kamis (9/10/2025).
Dia menyoroti fenomena terbalik antara pertemuan Jokowi dengan Prabowo. Sebab, pada masa Pilpres 2024, Prabowo kerap mengunjungi Jokowi, kini berbalik Jokowi yang mengunjungi Prabowo.
Lihat Juga :