Ketua Komisi X DPR Sebut Komcad Bukan Upaya Munculkan Militerisme

Sabtu, 12 September 2020 - 22:07 WIB
Hanya saja menurut politikus Partai Kebangkita Bangsa (PKB) ini, terlebih dahulu perlu dirumuskan mekanisme pembentukan Komcad dan materi pendidikan bela negara itu agar lebih matang dan terarah. "Mekanisme dan materinya harus jelas, supaya tidak muncul keraguan dan prasangka lain. Lebih dulu harus ada kolaborasi antara Kemhan, Kemendikbud dan Komisi X," ucapnya.

Huda memandang, Resimen Mahasiswa (Menwa) dan Pramuka punya peran sangat strategis untuk mengisi Komcad. "Kemudian perlu diperkuat kembali oleh Menwa dan Pramuka agar Komcad ini bisa segera terbentuk," katanya.

Pihaknya bahkan siap jika memang diperlukan revisi UU No 23 Tahun 2019 tentang PSDN untuk memperkuat Menwa dan entitas bela negara lainnya. Dalam diskusi yang sama, Dr. Connie Rahakundinie pun setuju bahwa untuk membantu cita-cita pemerintah mewujudkan pembentukan Komcad sebagai elemen bela negara peran Menwa sangat vital.

"Menwa strategis karena terbiasa mendidik kader menjadi insan bela negara serta calon-calon pemimpin masa depan," kata Connie.

Di sisi lain, Praktisi pendidikan Satriwan Salim pun memandang Menwa sebagai organisasi yang paling siap untuk terlibat dalam upaya pembentukan Komcad. "Terkait Komcad, lebih baik dioptimalkan dan diperbadayakan Resimen Mahasiswa. Karena sudah jelas punya minat bela negara, lengkap keanggotaan nya serta sudah dilatih bela Negara sejak awal masuk menwa," jelas Satriwan.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!