LSI Denny JA Ingatkan Waspadai Tangan Jahil Rusak MBG: Darurat Yes, Setop Program No

Kamis, 25 September 2025 - 14:58 WIB
Dia memandang bahwa program MBG itu merupakan taruhan dari separuh nyawa politik pemerintah. Jika program ini gagal, makan separuh dari nyawa politiknya akan hilang. Sebaliknya, jika ini sukses, Presiden Prabowolah pemilik legacy yang akan dikenang sepanjang hayat negeri ini.

Maka itu, dia berpendapat bahwa tak ada alasan untuk menghentikan program MBG tersebut. Ini adalah program mulia dari Presiden Prabowo, utamanya dalam mengatasi kesenjangan gizi para siswa.

Presiden ingin seluruh anak Indonesia mendapat asupan gizi yang baik menuju bangsa Indonesia kedepan yang sehat dan cerdas. Masalah besar yang harus segera diatas, lanjut Toto, adalah pembenahan besar-besaran dalam rangka evaluasi dan reformasi total tadi.

Dia melanjutkan, siapa saja penyelenggara yang dianggap tak berkompeten atau gagal, suka atau tidak harus diganti. Dalam penelitian dan pengamatan Toto di lapangan selama ini, temuannya sudah cukup jelas bahwa tidak semua dapur menggunakan standar yang ditentukan.

Dikatakannya, mungkin lebih dari 70% dapur MBG dibangun asal ada, tanpa mempertimbangkan kualitas keamanan dan kelayakan. Toto mengutip data yang diungkap Kepala Staf Kepresidenan (KSP) M Qodari.

Ada sekitar 8.549 dapur tak miliki Sertifikat Laik Higien dan Sanitasi (SLHS) yang harus dimiliki Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dari jumlah itu hanya 34 SPPG yang memiliki SLHS hingga 22 September 2025.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!