Bertemu Dasco hingga Jajaran Menteri, Petani Usul Pembentukan Lembaga Khusus Reforma Agraria

Rabu, 24 September 2025 - 14:44 WIB
Kata Dewi, pihaknya meminta perlu ada kepemimpinan langsung dari presiden. "Badan Pelaksana Reforma Agraria yang langsung dipimpin dan bertanggung jawab langsung kepada presiden, untuk melakukan kerja-kerja terkait reforma agraria," ujar Dewi.

Menurutnya, akan ada bias kepentingan bila badan itu bertanggung jawab pada Kemenko. Ia meyakini, akan ada target pengadaan tanah untuk investasi skala besar bila Kemenko memimpin basan tersebut.

"Jadi memang perlu ada kelembagaan khusus yang otoritatif, bersifat ad hoc. Di berbagai negara reforma agraria itu ada time framenya, misalnya kalau mau 9 juta hektare targetnya, mau dicapai dalam jangka waktu berapa? 10 tahun, 20 tahun, dan seterusnya," ujar Dewi.

Kata Dewi, di Indonesia ini tidak ada time framenya dan tidak bersifat ad hoc. "Harusnya ada lembaga khusus yang memang itu dipimpin langsung oleh presiden, sehingga bisa mengecek progres dari setiap menteri dan lembaga," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!