Momen Presiden Prabowo Kunjungi Paviliun Indonesia di Expo 2025 Osaka
Sabtu, 20 September 2025 - 16:36 WIB
Baca juga: Prabowo Sulit Didikte Asing, Banyak Kepentingan Tidak Terakomodir di Indonesia
Paviliun Indonesia terbagi menjadi empat area, salah satunya area nature yang menampilkan keindahan biodiversitas Indonesia melalui hutan tropis mini dan karya seni seniman terkemuka. Pada sesi “Nusantara Odyssey,” pengunjung juga dapat menikmati sajian sinematik yang membawa mereka menjelajah kekayaan geologis, kelautan, hutan, hingga warisan budaya.
Area culture bertajuk “The Resillience of Community” menampilkan sebuah penghargaan atas ketahanan budaya dan keterampilan masyarakat Indonesia. Pada area ini, pengunjung yang hadir dapat menyaksikan pameran foto ‘Wajah Nusantara’ karya Davy Linggar, koleksi senjata pusaka tradisional, serta video seni bela diri dan pandai besi tradisional.
Sementara dalam area future, pengunjung dapat menyaksikan peran kebijaksanaan lokal dalam membentuk masalah depan Indonesia. Pameran warisan tekstil yang ditampilkan dengan formasi tujuh layar kapal Phinisi, melambangkan warisan maritim Indonesia.
Tidak hanya itu, sajian kuliner khas Indonesia juga bisa dicicipi oleh para pengunjung dari seluruh dunia. Paviliun Indonesia setiap harinya dikunjungi sekitar 30 ribu pengunjung, menunjukkan antusiasme internasional yang tinggi terhadap warisan budaya dan inovasi Indonesia.
Paviliun Indonesia terbagi menjadi empat area, salah satunya area nature yang menampilkan keindahan biodiversitas Indonesia melalui hutan tropis mini dan karya seni seniman terkemuka. Pada sesi “Nusantara Odyssey,” pengunjung juga dapat menikmati sajian sinematik yang membawa mereka menjelajah kekayaan geologis, kelautan, hutan, hingga warisan budaya.
Area culture bertajuk “The Resillience of Community” menampilkan sebuah penghargaan atas ketahanan budaya dan keterampilan masyarakat Indonesia. Pada area ini, pengunjung yang hadir dapat menyaksikan pameran foto ‘Wajah Nusantara’ karya Davy Linggar, koleksi senjata pusaka tradisional, serta video seni bela diri dan pandai besi tradisional.
Sementara dalam area future, pengunjung dapat menyaksikan peran kebijaksanaan lokal dalam membentuk masalah depan Indonesia. Pameran warisan tekstil yang ditampilkan dengan formasi tujuh layar kapal Phinisi, melambangkan warisan maritim Indonesia.
Tidak hanya itu, sajian kuliner khas Indonesia juga bisa dicicipi oleh para pengunjung dari seluruh dunia. Paviliun Indonesia setiap harinya dikunjungi sekitar 30 ribu pengunjung, menunjukkan antusiasme internasional yang tinggi terhadap warisan budaya dan inovasi Indonesia.
(shf)
Lihat Juga :