Momen Presiden Prabowo Kunjungi Paviliun Indonesia di Expo 2025 Osaka
Sabtu, 20 September 2025 - 16:36 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto ditemani putranya, Didit Hediprasetyo mengunjungi Paviliun Indonesia di Expo 2025 Osaka, Jepang. Prabowo menyapa para pengunjung dan menikmati keberagaman yang ditampilkan. Foto/Setpres
A
A
A
OSAKA - Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Paviliun Indonesia di Expo 2025 Osaka, Jepang. Prabowo menyapa para pengunjung yang hadir dan menikmati keberagaman yang ditampilkan di paviliun ini.
Dikutip dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden (Setpres), Presiden Prabowo tiba pada Sabtu (20/9/2025) waktu setempat. Expo 2025 Osaka ini diikuti oleh 158 partisipan dengan tema 'Thriving in Harmony-Nature, Culture, Future', terinspirasi dari filosofi Bali Tri Hita Karana yang menekankan harmoni antara manusia, alam, dan Tuhan.
Baca juga: Tiba di Jepang, Presiden Prabowo Bakal Kunjungi Paviliun Indonesia di Expo 2025 Osaka
Setibanya di paviliun, Prabowo langsung disuguhkan area paviliun dengan desain arsitektur menyerupai kapal megah yang melambangkan warisan maritim Indonesia. Dalam kunjungan ini, Prabowo tampak ditemani putranya, Didit Hediprasetyo.
Prabowo terlihat menyaksikan area paviliun. Desain paviliun ini diketahui menggunakan kayu plana yang merupakan hasil olahan limbah sekam padi dan plastik daur ulang.
Tak hanya itu, paviliun ini menggunakan sistem pencahayaan dan pendingin hemat energi yang menjadi wujud nyata komitmen Indonesia dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan keberlanjutan.
Baca juga: Prabowo Sulit Didikte Asing, Banyak Kepentingan Tidak Terakomodir di Indonesia
Paviliun Indonesia terbagi menjadi empat area, salah satunya area nature yang menampilkan keindahan biodiversitas Indonesia melalui hutan tropis mini dan karya seni seniman terkemuka. Pada sesi “Nusantara Odyssey,” pengunjung juga dapat menikmati sajian sinematik yang membawa mereka menjelajah kekayaan geologis, kelautan, hutan, hingga warisan budaya.
Area culture bertajuk “The Resillience of Community” menampilkan sebuah penghargaan atas ketahanan budaya dan keterampilan masyarakat Indonesia. Pada area ini, pengunjung yang hadir dapat menyaksikan pameran foto ‘Wajah Nusantara’ karya Davy Linggar, koleksi senjata pusaka tradisional, serta video seni bela diri dan pandai besi tradisional.
Sementara dalam area future, pengunjung dapat menyaksikan peran kebijaksanaan lokal dalam membentuk masalah depan Indonesia. Pameran warisan tekstil yang ditampilkan dengan formasi tujuh layar kapal Phinisi, melambangkan warisan maritim Indonesia.
Tidak hanya itu, sajian kuliner khas Indonesia juga bisa dicicipi oleh para pengunjung dari seluruh dunia. Paviliun Indonesia setiap harinya dikunjungi sekitar 30 ribu pengunjung, menunjukkan antusiasme internasional yang tinggi terhadap warisan budaya dan inovasi Indonesia.
Dikutip dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden (Setpres), Presiden Prabowo tiba pada Sabtu (20/9/2025) waktu setempat. Expo 2025 Osaka ini diikuti oleh 158 partisipan dengan tema 'Thriving in Harmony-Nature, Culture, Future', terinspirasi dari filosofi Bali Tri Hita Karana yang menekankan harmoni antara manusia, alam, dan Tuhan.
Baca juga: Tiba di Jepang, Presiden Prabowo Bakal Kunjungi Paviliun Indonesia di Expo 2025 Osaka
Setibanya di paviliun, Prabowo langsung disuguhkan area paviliun dengan desain arsitektur menyerupai kapal megah yang melambangkan warisan maritim Indonesia. Dalam kunjungan ini, Prabowo tampak ditemani putranya, Didit Hediprasetyo.
Prabowo terlihat menyaksikan area paviliun. Desain paviliun ini diketahui menggunakan kayu plana yang merupakan hasil olahan limbah sekam padi dan plastik daur ulang.
Tak hanya itu, paviliun ini menggunakan sistem pencahayaan dan pendingin hemat energi yang menjadi wujud nyata komitmen Indonesia dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan keberlanjutan.
Baca juga: Prabowo Sulit Didikte Asing, Banyak Kepentingan Tidak Terakomodir di Indonesia
Paviliun Indonesia terbagi menjadi empat area, salah satunya area nature yang menampilkan keindahan biodiversitas Indonesia melalui hutan tropis mini dan karya seni seniman terkemuka. Pada sesi “Nusantara Odyssey,” pengunjung juga dapat menikmati sajian sinematik yang membawa mereka menjelajah kekayaan geologis, kelautan, hutan, hingga warisan budaya.
Area culture bertajuk “The Resillience of Community” menampilkan sebuah penghargaan atas ketahanan budaya dan keterampilan masyarakat Indonesia. Pada area ini, pengunjung yang hadir dapat menyaksikan pameran foto ‘Wajah Nusantara’ karya Davy Linggar, koleksi senjata pusaka tradisional, serta video seni bela diri dan pandai besi tradisional.
Sementara dalam area future, pengunjung dapat menyaksikan peran kebijaksanaan lokal dalam membentuk masalah depan Indonesia. Pameran warisan tekstil yang ditampilkan dengan formasi tujuh layar kapal Phinisi, melambangkan warisan maritim Indonesia.
Tidak hanya itu, sajian kuliner khas Indonesia juga bisa dicicipi oleh para pengunjung dari seluruh dunia. Paviliun Indonesia setiap harinya dikunjungi sekitar 30 ribu pengunjung, menunjukkan antusiasme internasional yang tinggi terhadap warisan budaya dan inovasi Indonesia.
(shf)
Lihat Juga :