Penyuluh Pertanian Garda Terdepan Percepat Swasembada Pangan
Kamis, 11 September 2025 - 19:19 WIB
“Mulai 2026, seluruh penyuluh menjadi pegawai pusat agar lebih optimal dalam mendampingi petani dan mempercepat swasembada pangan,” ucap Arsantisaat membuka webinar Sosialisasi Peraturan Swasembada Pangan mengenai Intruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2025 tentang Pendayagunaan Penyuluhan Pertanian dalam rangka Percepatan Swasembada Pangan.
Proses ini sudah disiapkan, dan efektif berlaku pada tahun 2026, memungkinkan penyuluh untuk diberdayakan lebih optimal mendampingi petani dan mempercepat swasembada pangan. "Untuk itu penyuluh sebagai garda terdepan diharapkan satu irama dan satu komando," ujarnya.
Baca juga: Optimalisasi Penyuluh dalam Pelaporan Data Penggilingan Padi Kunci Swasembada Pangan
Sementara itu, Kepala Biro Hukum Kementan, Indra Zakariya menyampaikan bahwa penyuluh menjadi andalan utama dalam mengawal program Brigade Pangan (BP). Oleh karena itu, pengalihan dan pendampingan penyuluh diharapkan dapat dilakukan dengan cepat.
Saat ini, pelaksanaan program sudah memasuki batch pertama dan kedua, sementara batch ketiga ditargetkan selesai dalam waktu sekitar satu minggu. Progres berjalan lancar tanpa hambatan berarti, berkat dukungan tim dan pengawalan dari Inspektorat Jenderal, ucap Indra.
Proses ini sudah disiapkan, dan efektif berlaku pada tahun 2026, memungkinkan penyuluh untuk diberdayakan lebih optimal mendampingi petani dan mempercepat swasembada pangan. "Untuk itu penyuluh sebagai garda terdepan diharapkan satu irama dan satu komando," ujarnya.
Baca juga: Optimalisasi Penyuluh dalam Pelaporan Data Penggilingan Padi Kunci Swasembada Pangan
Sementara itu, Kepala Biro Hukum Kementan, Indra Zakariya menyampaikan bahwa penyuluh menjadi andalan utama dalam mengawal program Brigade Pangan (BP). Oleh karena itu, pengalihan dan pendampingan penyuluh diharapkan dapat dilakukan dengan cepat.
Saat ini, pelaksanaan program sudah memasuki batch pertama dan kedua, sementara batch ketiga ditargetkan selesai dalam waktu sekitar satu minggu. Progres berjalan lancar tanpa hambatan berarti, berkat dukungan tim dan pengawalan dari Inspektorat Jenderal, ucap Indra.
Lihat Juga :