Kuasa Hukum Pertanyakan Pernyataan IPW Sebut Nurhadi Terlacak Lima Kali

Senin, 04 Mei 2020 - 10:32 WIB
Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane menyebutkan, mantan Sekjen MA, Nuhardi, sempat terlacak lima kali saat melakukan salat duha. Foto/Okezone
JAKARTA - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane menyebutkan, mantan Sekjen Mahkamah Agung (MA), Nuhardi, sempat terlacak lima kali saat melakukan salat duha. Namun buronan KPK itu berhasil meloloskan diri saat hendak ditangkap.

Menanggapi itu, Kuasa Hukum Nurhadi, Maqdir Ismail mempertanyakan bukti-bukti yang disampaikan Neta S Pane terkait keberadaan Nurhadi yang sempat salat duha di lima titik yang berbeda, karena tempatnya berpindah-pindah.



Menurut Maqdir, apabila Neta tidak bisa membuktikan dengan cara memperlihatkan foto Nurhadi sedang salat duha, maka patut dipertanyakan kebenaran informasi yang diterima IPW dari sumber yang tidak disebutkan, dan bisa dikategorikan sebagai berita bohong atau hoaks.

"Tolong tanya Neta saja, apa dia punya fotonya Pak Nurahdi sedang sholat," ujar Maqdir sebagai kepada wartawan, di Jakarta, Senin (4/5/2020).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!