Boni Hargens Siap Perkuat Fungsi Iluni UI dalam Hal Advokasi Kebijakan

Minggu, 17 Agustus 2025 - 22:28 WIB
Calon Ketua Umum Ikatan Alumni (Iluni) Universitas Indonesia (UI) Boni Hargens Pada kembali menegaskan komitmennya untuk menonjolkan fungsi Iluni UI dalam hal advokasi kebijakan. Foto/Istimewa
JAKARTA - Calon Ketua Umum Ikatan Alumni (Iluni) Universitas Indonesia (UI) Boni Hargens Pada kembali menegaskan komitmennya untuk menonjolkan fungsi Iluni UI dalam hal advokasi kebijakan, sehingga akan menjadikannya sebagai laboratorium gagasan. Jika ada kebijakan pemerintah yang salah, Iluni UI akan memberikan alternatifnya.

"Jadi kita dirikan Tower Iluni, kita akan punya sentra-sentra untuk analisis kebijakan di sana, dan kita lakukan advokasi kebijakan kepada pemerintah. Jadi kalau ada kebijakan yang salah, misalnya kementerian tertentu mengeluarkan kebijakan yang membebankan rakyat, kita diagnosa, ini kebijakan salah paradigma, maka kita perlu alternatif. Kita kasih alternatifnya, hasil kajian Iluni UI," tutur Boni di sela perlombaan catur 'FUN Chess FISIP UI Bersaudara' bertepatan dengan HUT ke-80 RI di Jakarta, Minggu (17/8/2025).



Boni juga memastikan Iluni UI akan mendukung dan mengawal pernyataan spektakuler dari Presiden Prabowo Subianto untuk menindak tegas tambang-tambang ilegal dan korupsi di setiap instansi khusus BUMN. Menurut dia, langkah Prabowo ini akan mencegah kebocoran anggaran negara dan meningkatkan pendapatan negara.

"Jika Pak Prabowo bicara soal pemberantasan tampang ilegal, bicara soal korupsi BUMN, bagi kami itu terobosan besar. Karena memang berkurangnya potensi pendapatan negara disebabkan oleh hilangnya potensi uang negara karena korupsi, aktivitas tampang ilegal dan sebagainya," kata dia.

Baca Juga: Boni Hargens Janji Perkuat Kemitraan Strategis ILUNI UI

Menurutnya, jika pajak tambang dan tambang-tambang yang resmi itu dioptimalkan, pendapatan negara meningkat. "Kurangi tampang ilegal, perkuat tampang yang resmi, maka pajaknya kita pungut, di situlah potensi pendapatan negara besar," jelas Boni.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!