Sigma Pancasila, Wapres Ingatkan 4 Bingkai Pemersatu Umat Beragama

Kamis, 10 September 2020 - 15:23 WIB
Bingkai Ketiga, Ma'ruf melanjutkan, adalah bingkai dalam ranah sosiologis. Hal ini berarti penguatan kerukunan dan pencegahan konflik melalui penguatan budaya dan kearifan lokal. Menurutnya, hal ini sangat memungkinkan diterapkan karena setiap daerah atau suku memiliki nilai-nilai budaya.

Sementara Keempat, adalah bingkai yuridis. Upaya ini merujuk pada penguatan kerukunan dan pencegahan konflik melalui penguatan regulasi tentang kehidupan beragama secara komprehensif dan terintegrasi baik dalam bentuk UU maupun peraturan hukum di bawahnya.

Ketua Majelis Ulama Indonesia ini juga menegaskan, Pancasila mengandung nilai-nilai yang kuat untuk menjaga kerukunan bermasyarakat dan kehidupan umat beragama. Selama ini, kata Ma'ruf, Pancasila terbukti mampu menjaga kerukunan seluruh bangsa sehingga tercipta integrasi nasional.

Meski begitu, dinamika interaksi antar sesama masyarakat dunia, menurut Ma'ruf, menimbulkan sejumlah pemahaman dan sikap keagamaan yang berpotensi mengancam integrasi bangsa. Untuk itu, sudah menjadi tugas bersama menangkal ancaman tersebut. Ia menekankan persatuan nasional merupakan pra syarat bagi terwujudnya stabilitas nasional.

"Saya sebagai orang yang pernah menjadi salah satu anggota Dewan Pengarah BPIP ingin menyampaikan harapan besar agar BPIP ini bisa mengambil peran yang lebih besar dalam rangka implementasi Pancasila baik di bidang politik, hukum, ekonomi, sosial, dan budaya," kata Ma'ruf.
(alf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!