Marsma TNI Fajar Adriyanto Gugur Kecelakaan Pesawat, Kadispenau: Beliau Sosok Berdedikasi Tinggi

Minggu, 03 Agustus 2025 - 16:15 WIB
TNI Angkatan Udara (AU) berduka atas kecelakaan pesawat latih PK-S216 yang menewaskan Marsma TNI Fajar Adriyanto di Ciampea, Kabupaten Bogor, Minggu (3/8/2025). Foto: Dispenau/Ist
BOGOR - TNI Angkatan Udara (AU) berduka atas kecelakaan pesawat latih PK-S216 yang menewaskan Marsma TNI Fajar Adriyanto di Ciampea, Kabupaten Bogor, Minggu (3/8/2025). Kadispenau Marsma TNI I Nyoman Suadnyana mengungkapkan almarhum merupakan sosok yang memiliki dedikasi tinggi selama menjadi prajurit TNI AU.

"Dia dikenal sosok berdedikasi tinggi dan menjadi salah satu tokoh penting dalam sejarah TNI AU, termasuk keterlibatannya dalam peristiwa udara dengan pesawat F/A-18 Hornet Angkatan Laut Amerika Serikat di langit Bawean tahun 2003," ujar Nyoman, Minggu (3/8/2025).



Baca juga: Ini Penjelasan TNI AU Terkait Jatuhnya Pesawat di Bogor yang Menewaskan Marsma Fajar Adriyanto

"TNI AU menyampaikan duka cita yang mendalam atas peristiwa ini. Semangat, keteladanan, dan pengabdian beliau akan senantiasa menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam menjaga langit Indonesia," sambungnya.

Dia menuturkan awalnya pesawat lepas landas dari Lanud Atang Sendjaja pukul 09.08 WIB. Perjalanan udara ini dilaksanakan dalam rangka misi latihan profisiensi penerbangan olahraga dirgantara sebagai bagian dari pembinaan dan pemeliharaan kemampuan.

"Sekitar pukul 09.19 WIB, pesawat mengalami hilang kontak dan ditemukan jatuh di sekitar TPU Astana. Kedua awak langsung dievakuasi ke RSAU dr M Hassan Toto, namun Marsma TNI Fajar dinyatakan meninggal setibanya di rumah sakit," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!