Kembangkan Bioflok dan Maggot, Partai Perindo Jaksel Hadirkan Solusi Pangan hingga Lapangan Pekerjaan

Jum'at, 01 Agustus 2025 - 11:23 WIB
Baca juga: Partai Perindo Dorong Pemanfaatan AI untuk Transformasi Digitalisasi dan Perluas Layanan Kesehatan

Dia mengungkapkan, sekitar 30.000 ikan nila dibudidayakan dalam 20 kolam bioflok. Masa panen berkisar 4-5 bulan, dengan hasil panen mencapai 300-350 kilogram per kolam. "Hasil panen dijual ke masyarakat, pelaku usaha kuliner dan diserap oleh Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (DKPKP) untuk mendukung Gerakan Gemar Makan Ikan," ungkapnya.

Program ini telah berjalan tiga tahun, dan kini memasuki tahun keempat. Menurut Rudy, keterlibatan kader-kader Partai Perindo Jaksel makin bertambah seiring meningkatnya kesadaran akan potensi ekonomi dan manfaat lingkungan dari budidaya ini.

“Para pegiat maggot bukan cuma bantu mengurangi sampah, tapi juga membuka jalan ke arah ekonomi sirkular. Budidaya ikan bioflok ini bisa menciptakan lapangan kerja, menggerakkan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan Kelompok Pembudidaya Ikan dan masyarakat sekitar,” terang Rudy.

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Partai Perindo Dina Masyusin yang mengunjungi aktivitas ini juga mendukung penuh aksi nyata tersebut. “Saya akan coba koordinasi dengan Gubernur supaya lahan-lahan kosong bisa dimanfaatkan oleh kawan-kawan untuk budidaya dan sebagainya," ucap dia yang juga merupakan Sekretaris DPW Partai Perindo DKI Jakarta ini.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!