Wujudkan Indonesia Emas 2045, Unhan Komitmen Tingkatkan Kualitas Dosen

Jum'at, 18 Juli 2025 - 20:56 WIB
Ketiga, melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) secara berkelanjutan. Menurut Toro, Monev ini untuk melihat sejauh mana pencapaiannya baik jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang. “Alat bantu ini masih berbentuk prototype tapi bisa digunakan untuk internal di lingkup Unhan dan bisa dimanfaatkan di fakultas atau program studi (prodi),” katanya.

Toro menyebut, transformasi ini tak hanya berdampak pada dosen secara individu, tetapi juga pada ekosistem akademik secara keseluruhan. Pembelajaran menjadi lebih kontekstual, kolaborasi global terbuka luas, dan riset strategis dalam bidang pertahanan semakin berkembang.

”Unhan sadar betul bahwa perang masa depan adalah perang siber, informasi, bahkan perang hibrida. Maka, riset dan inovasi menjadi senjata utama – dan dosen adalah komandan di balik itu semua,” kata Toro.

Toro menambahkan, semua langkah ini adalah bagian dari Renstra Unhan 2030 yang menargetkan Unhan sebagai World Class Defence University, Visi ini menuntut Transformasi diberbagai lini, mulai tata kelola, Kurikulum, Insfrastruktur Akademik, hingga paling mendasar kualitas dosen dan kontribusi Unhan menuju cita-cita Indonesia Emas 2045.

“Dengan SDM pertahanan yang tangguh, Indonesia akan berdiri sejajar, bahkan unggul di mata dunia. Kami di Unhan RI siap menjadi lokomotif perubahan itu,” ucapnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!