Ketum IPPMI Sebut Pernyataan Puan 'Digoreng' Jadi Komoditas Politik

Selasa, 08 September 2020 - 21:10 WIB
Rafik juga mengajak, untuk berpikir positif karena pernyataan Puan dalam bingkai otokritik. Sebab kata Rafik, Puan bukanlah orang lain bagi masyarakat Minang, sehingga otokritik yang disampaikan harus diselesaikan sesuai dengan nilai-nilai kearifan budaya Minang.

Menurut Rafik, unsur tungku tigo sajarangan, tali tigo sapilin beserta bundo kanduang di Sumatera Barat, selayaknya segera mengajak pimpinan PDIP itu berdialog.

"Jika mereka menyimpulkan sesuatu yang berbeda dengan pandangan umum masyarakat Sumatera Barat, maka ajaran Islam yang dianut masyarakat Minang, memerintahkan kita untuk ber-tabayun," ucap Rafik.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!