Omzet Pelaku UMK Turun 50 Persen, Pemkab Batang Latih Cara Jualan Online

Selasa, 08 September 2020 - 19:01 WIB
Bupati Wihaji saat membuka pelatihan cara jualan online bagi pelaku UMKM di Gedung Pramuka Batang, Selasa (8/9/2020). FOTO : Istimewa
BATANG - Usaha Mikro Kecil (UMK) salah satu yang terdampak langsung pandemi COVID-19. Mereka mengalami penurunan omzet hingga 50 persen. Agar tetap eksis dan bertahan di masa pandemi, Pemkab Batang latih sejumlah pelaku UMK cara jualan online.

"Saya paham suasan COVID-19, UMK di Batang omzetnya turun sampai 50 persen. Karena ekonomi belum stabil dan aktivitas ekonomi yang masih dibatasi, maka satunya cara agar tetap bertahan dan eksis dengan jualan online," kata Wihaji usai membuka pelatihan bagi pelaku UMK di Gedung Pramuka Batang, Selasa (8/9/2020).



Ia menambahkan, selain keterbatasan permodalan, mereka juga memiliki kendala dalam pemasaran hasil produk UMK. "Kalau modal kita bisa jembatani kredit lunak ke perbankkan dengan bunga 7 persen, kalau pasar Pemkab punya aplikasi dotukura yang siap membantunya dan aplikasi tersebut sudah berjalan di pasar induk tradisional Batang," ungkapnya.

Sementara Kepala Disperindagkop dan UKM Batang, Subiyanto menyebutkan pelatihan itu berlangsung selama tiga hari.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!