Rachmat Gobel Tegaskan Pentingnya Industrialisasi Berbasis Pancasila dan Teknologi
Selasa, 17 Juni 2025 - 19:53 WIB
Hadir pula akademisi seperti Prof. JM. Muslimin, Prof. Syopiansyah Jaya Putra, Husni Tejasukmana, serta perwakilan Dewan Pengawas BAKTI Kominfo Arfa Gunawan dan wartawan senior Nasihin Masha, yang juga penulis buku Belajar dari Gobel, yang turut menjadi pembicara utama dalam sesi bedah buku.
Forum ini digagas oleh mahasiswa doktoral UIN Jakarta Fakih Fadilah Muttaqin dan diselenggarakan oleh panitia akademik kampus tersebut. Dalam sambutannya, Gobel menegaskan Pancasila tidak hanya sebagai ideologi negara, tetapi juga sebagai dasar etis dalam membangun dunia usaha yang inklusif dan berkelanjutan.
Baca juga: Rachmat Gobel: Indonesia Sangat Butuh Air Bersih Ramah Lingkungan
“Indonesia harus berani menjadi pelaku utama dalam rantai pasok industri global, bukan sekadar pasar. Untuk itu, kita harus menguasai teknologi, memperkuat pendidikan, dan membangun industri berbasis nilai,” ujar Gobel.
Gobel juga menyoroti pentingnya hubungan industrial yang adil dan humanis. Pengalaman panjang Gobel Group dalam menerapkan prinsip kolaboratif dan penghargaan terhadap kemanusiaan dijadikan contoh konkret dalam membangun usaha yang berakar pada nilai-nilai Pancasila.
Forum ini digagas oleh mahasiswa doktoral UIN Jakarta Fakih Fadilah Muttaqin dan diselenggarakan oleh panitia akademik kampus tersebut. Dalam sambutannya, Gobel menegaskan Pancasila tidak hanya sebagai ideologi negara, tetapi juga sebagai dasar etis dalam membangun dunia usaha yang inklusif dan berkelanjutan.
Baca juga: Rachmat Gobel: Indonesia Sangat Butuh Air Bersih Ramah Lingkungan
“Indonesia harus berani menjadi pelaku utama dalam rantai pasok industri global, bukan sekadar pasar. Untuk itu, kita harus menguasai teknologi, memperkuat pendidikan, dan membangun industri berbasis nilai,” ujar Gobel.
Gobel juga menyoroti pentingnya hubungan industrial yang adil dan humanis. Pengalaman panjang Gobel Group dalam menerapkan prinsip kolaboratif dan penghargaan terhadap kemanusiaan dijadikan contoh konkret dalam membangun usaha yang berakar pada nilai-nilai Pancasila.
Lihat Juga :