Legislator Sumbar Minta Puan Maharani Belajar Sejarah
Kamis, 03 September 2020 - 20:14 WIB
Mantan akademisi UIN Imam Bonjol, Padang ini juga meminta agar Puan berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan yang justru menimbulkan polemik di kalangan masyarakat dan kegaduhan-kegaduhan yang tidak perlu.
“Jadi oleh karena itu, hati-hatilah dalam menyampaikan statemen yang akan menyakiti masyarakat banyak,” saran politikus PAN itu.
Anggota Komisi II DPR ini menegaskan bahwa warga Minang sangat Pancasilais, terlebih sejumlah tokoh bangsa seperti Bung Hatta, Agus Salim, Sutan Syahrir, M Yamin dan masih banyak lagi yang merupakan warga Minang yang juga aktor dibalik kelahiran Pancasila dan merumuskan UUD 1945, serta mempunyai andil yang besar dalam sejarah memperjuangkan bangsa ini.
“Berkaitan dengan Pancasila ini, harusnya Ibu Puan paham, apa itu Pancasila. Pancasila itu kan yang lima dasar itu. Coba lihat nilai-nilai itu, itu yang dilaksanakan oleh masyarakat, tanpa diberikan penataran, tanpa diberikan pemahaman, itu adalah jati diri orang Minang,” ujar Guspardi.
“Karena apa? Pendiri bangsa itu dari Minang, tentu nilai-nilai ke-Minang-an itu terbersit oleh inisiator, dan para perumus Pancasila itu. Ini yang harusnya Ibu Puan paham, harus mengerti itu,” tandasnya.
“Jadi oleh karena itu, hati-hatilah dalam menyampaikan statemen yang akan menyakiti masyarakat banyak,” saran politikus PAN itu.
Anggota Komisi II DPR ini menegaskan bahwa warga Minang sangat Pancasilais, terlebih sejumlah tokoh bangsa seperti Bung Hatta, Agus Salim, Sutan Syahrir, M Yamin dan masih banyak lagi yang merupakan warga Minang yang juga aktor dibalik kelahiran Pancasila dan merumuskan UUD 1945, serta mempunyai andil yang besar dalam sejarah memperjuangkan bangsa ini.
“Berkaitan dengan Pancasila ini, harusnya Ibu Puan paham, apa itu Pancasila. Pancasila itu kan yang lima dasar itu. Coba lihat nilai-nilai itu, itu yang dilaksanakan oleh masyarakat, tanpa diberikan penataran, tanpa diberikan pemahaman, itu adalah jati diri orang Minang,” ujar Guspardi.
“Karena apa? Pendiri bangsa itu dari Minang, tentu nilai-nilai ke-Minang-an itu terbersit oleh inisiator, dan para perumus Pancasila itu. Ini yang harusnya Ibu Puan paham, harus mengerti itu,” tandasnya.
(nbs)
Lihat Juga :