Inovasi Lingkungan dan Sosial, Regional Indonesia Timur Kembali Raih PROPER Emas
Rabu, 26 Februari 2025 - 08:13 WIB
Di PT Pertamina EP Donggi Matindok Field, inovasi sosial Simpul Emas telah diluncurkan di Desa Leme-Leme Darat, Kabupaten Banggai Kepulauan, yang melibatkan masyarakat adat Togong Tanga. Program ini mengembangkan kawasan konservasi berbasis masyarakat adat, pemanfaatan hutan melalui apikultur, serta pengembangan eko-edu wisata minat khusus. Keberhasilan program ini telah menginspirasi masyarakat adat untuk melakukan replikasi di enam desa lainnya.
Sementara itu, JOB Pertamina Medco E&P Tomori Sulawesi mengusung program Pertanian Berkelanjutan Petani Banggai (Panutan Banggai) di Desa Sumberharjo, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Program ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan kegagalan panen yang dialami petani dengan berbagai kegiatan inovatif, seperti pompa air tenaga kincir angin dan eko-edu wisata burung hantu. Program ini juga menyasar kelompok rentan, termasuk petani, buruh tani, usaha kecil, fakir miskin, dan anak-anak.
Capaian PROPER Emas yang diraih oleh perusahaan-perusahaan ini mencerminkan keberhasilan dalam mengelola lingkungan dan sosial dengan baik. "Peringkat PROPER EMAS yang kami terima merupakan bukti nyata bahwa perusahaan telah mampu memberikan kontribusi dalam penyelesaian masalah sosial dan isu lingkungan di sekitar wilayah operasi kami," kata Andry Sehang, GM Zona 13.
Dengan penghargaan ini, perusahaan berharap dapat meningkatkan sinergi dengan pemangku kepentingan untuk mendukung operasi migas yang aman dan ramah lingkungan, serta terus berinovasi untuk keberlanjutan yang lebih baik.
Sementara itu, JOB Pertamina Medco E&P Tomori Sulawesi mengusung program Pertanian Berkelanjutan Petani Banggai (Panutan Banggai) di Desa Sumberharjo, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Program ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan kegagalan panen yang dialami petani dengan berbagai kegiatan inovatif, seperti pompa air tenaga kincir angin dan eko-edu wisata burung hantu. Program ini juga menyasar kelompok rentan, termasuk petani, buruh tani, usaha kecil, fakir miskin, dan anak-anak.
Capaian PROPER Emas yang diraih oleh perusahaan-perusahaan ini mencerminkan keberhasilan dalam mengelola lingkungan dan sosial dengan baik. "Peringkat PROPER EMAS yang kami terima merupakan bukti nyata bahwa perusahaan telah mampu memberikan kontribusi dalam penyelesaian masalah sosial dan isu lingkungan di sekitar wilayah operasi kami," kata Andry Sehang, GM Zona 13.
Dengan penghargaan ini, perusahaan berharap dapat meningkatkan sinergi dengan pemangku kepentingan untuk mendukung operasi migas yang aman dan ramah lingkungan, serta terus berinovasi untuk keberlanjutan yang lebih baik.
(abd)
Lihat Juga :