10 Menteri dengan Penilaian Terbaik, Nomor 3 Digadang Jadi Rising Star Pilpres Mendatang
Jum'at, 07 Februari 2025 - 14:32 WIB
“Hanya saja terdapat cukup banyak penilaian negatif (25,8%), khususnya berkaitan dengan sentimen publik tentang pajak yang berkaitan pula dengan rencana penerapan PPN 12% dan aplikasi digitalisasi perpajakan Coretax yang dinilai belum siap untuk digunakan,” jelas Johan.
Baca juga: Prabowo Respons Isu Reshuffle usai 100 Hari Kerja: Yang Tidak Mau Bekerja untuk Rakyat, Saya Akan Singkirkan
Peringkat terbaik kedua diduduki oleh Menteri BUMN Erick Thohir yang mencapai 61,2%. Dia kembali menduduki posisi Menteri BUMN yang sudah disandang sejak masa Presiden Jokowi periode kedua.
Latar belakang Erick Thohir sudah dikenal luas sebelumnya sebagai pengusaha dan pebisnis olahraga, hingga kini menjabat ketua umum PSSI. Polemik terkait dicopotnya pelatih sepakbola asal Korea Selatan Shin Tae-yong menjadi faktor utama tingginya penilaian negatif terhadap Erick Thohir (32,5%).
“Meskipun tidak terkait langsung dengan jabatannya di pemerintahan, faktor ketokohan Erick Thohir membuat persoalan sepakbola tidak bisa dipisahkan dari politik dalam persepi publik,” kata Johan.
Penilaian tertinggi berikutnya atau urutan ketiga disandang oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang menjabat Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) di Kabinet Prabowo-Gibran. Sebelumnya AHY diangkat Jokowi sebagai Menteri ATR/BPN tidak lama setelah selesainya gelaran Pilpres 2024.
“Tingginya penilaian publik terhadap AHY (59,3%) tidak lepas dari isu kepemimpinan nasional, di mana AHY digadang-gadang sebagai rising star pada pilpres mendatang, lebih-lebih dengan latar belakang militer seperti halnya Prabowo dan SBY,” kata Johan.
Menteri-menteri lain yang mendapat penilaian terbaik antara lain Menteri Agama Nasaruddin Umar yang juga sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal (58,5%), Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (57,1%), Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti yang juga menjabat Sekretaris Umum PP Muhammadiyah (54,2%), dan Menteri Luar Negeri Sugiono (51,6%).
Berikutnya adalah ada pula Menteri Pertanian Amran Sulaiman (56,7%), Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni (50,7%), dan Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga mantan Ketua Umum Partai Golkar (48,8%). Amran membidangi pertanian sejak periode pertama Jokowi.
Amran kembali diangkat setelah penggantinya Syahrul Yasin Limpo (SYL) menjadi tersangka korupsi. “Swasembada pangan menjadi fokus dalam kebijakan ekonomi Presiden Prabowo, di mana program MBG diperkirakan bakal memperbaiki produksi dan rantai pasok berbagai komoditas pangan,” pungkasnya.
Baca juga: Prabowo Respons Isu Reshuffle usai 100 Hari Kerja: Yang Tidak Mau Bekerja untuk Rakyat, Saya Akan Singkirkan
Peringkat terbaik kedua diduduki oleh Menteri BUMN Erick Thohir yang mencapai 61,2%. Dia kembali menduduki posisi Menteri BUMN yang sudah disandang sejak masa Presiden Jokowi periode kedua.
Latar belakang Erick Thohir sudah dikenal luas sebelumnya sebagai pengusaha dan pebisnis olahraga, hingga kini menjabat ketua umum PSSI. Polemik terkait dicopotnya pelatih sepakbola asal Korea Selatan Shin Tae-yong menjadi faktor utama tingginya penilaian negatif terhadap Erick Thohir (32,5%).
“Meskipun tidak terkait langsung dengan jabatannya di pemerintahan, faktor ketokohan Erick Thohir membuat persoalan sepakbola tidak bisa dipisahkan dari politik dalam persepi publik,” kata Johan.
Penilaian tertinggi berikutnya atau urutan ketiga disandang oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang menjabat Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) di Kabinet Prabowo-Gibran. Sebelumnya AHY diangkat Jokowi sebagai Menteri ATR/BPN tidak lama setelah selesainya gelaran Pilpres 2024.
“Tingginya penilaian publik terhadap AHY (59,3%) tidak lepas dari isu kepemimpinan nasional, di mana AHY digadang-gadang sebagai rising star pada pilpres mendatang, lebih-lebih dengan latar belakang militer seperti halnya Prabowo dan SBY,” kata Johan.
Menteri-menteri lain yang mendapat penilaian terbaik antara lain Menteri Agama Nasaruddin Umar yang juga sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal (58,5%), Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (57,1%), Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti yang juga menjabat Sekretaris Umum PP Muhammadiyah (54,2%), dan Menteri Luar Negeri Sugiono (51,6%).
Berikutnya adalah ada pula Menteri Pertanian Amran Sulaiman (56,7%), Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni (50,7%), dan Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga mantan Ketua Umum Partai Golkar (48,8%). Amran membidangi pertanian sejak periode pertama Jokowi.
Amran kembali diangkat setelah penggantinya Syahrul Yasin Limpo (SYL) menjadi tersangka korupsi. “Swasembada pangan menjadi fokus dalam kebijakan ekonomi Presiden Prabowo, di mana program MBG diperkirakan bakal memperbaiki produksi dan rantai pasok berbagai komoditas pangan,” pungkasnya.
Berikut 10 Menteri dengan Penilaian Terbaik Versi Idsight
Lihat Juga :