Menteri Kebudayaan Dorong Pencak Silat Masuk Kurikulum Pendidikan

Jum'at, 13 Desember 2024 - 22:43 WIB
Menteri Kebudayaan menekankan pentingnya memasukkan Pencak Silat ke dalam kurikulum pendidikan formal dan informal. Menurut dia, pencak silat bukan hanya seni bela diri, tetapi juga sarana pembentukan karakter yang mengajarkan kejujuran, saling pengertian, dan kerendahan hati.

"Langkah konkret ke depan meliputi dokumentasi digital, penerbitan buku komprehensif, hingga pemanfaatan teknologi dan media digital untuk mengenalkan Pencak Silat ke generasi muda," kata Fadli Zon.

Selain itu, Menteri Kebudayaan mendorong pembuatan lebih banyak film yang dapat mengenalkan pencak silat dan pesilat Indonesia ke dunia.

Acara ini juga menjadi ajang diskusi strategis untuk melindungi dan mempromosikan Pencak Silat di tingkat nasional dan internasional. Eddie Nalapraya, sesepuh pencak silat dan mantan Ketua IPSI menyebut pengakuan UNESCO sebagai momentum penting untuk menjaga Pencak Silat sebagai identitas bangsa.

"Pencak Silat memiliki fungsi sosial yang sangat kuat, yakni mempererat persaudaraan dan menjaga ketertiban sosial. Kita harus terus berkolaborasi untuk memastikan tradisi ini tetap hidup," ujar Eddie Nalapraya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!