Sukses Wujudkan 79 Sekolah Damai, Pemprov Jateng Berkomitmen Terus Lakukan Penambahan

Kamis, 12 Desember 2024 - 17:28 WIB
Menurut Nana, keberadaan sekolah damai ini sangat penting. Sebab, di era globalisasi ini, satu sisi mampu memberikan keterbukaan infomasi dan kemajuan teknologi. Namun, di sisi lain justru berpotensi menjadi ancaman dalam pembentukan karakter bangsa. Potensi ancaman itu juga mengarah pada generasi muda.

Oleh karenanya, Pemprov Jateng terus mengawal pembentukan karakter dan mencegah ekstremisme dengan berbagai upaya. Salah satunya menerbitkan beberapa aturan turunan dari Peraturan Presiden Nomor 07 Tahun 2021 Tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme.

Aturan turunan itu antara lain regulasi tentang pencegahan dan penanggulangan ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme, tim sistem deteksi dini dan respons dini ekstremisme kekerasan dan terorisme di wilayah Provinsi Jawa Tengah Periode 2024-2029, dan tentang Sekolah Damai.

"Alhamdulillah, pada Tahun 2023 Pemprov Jateng mendapat penghargaan RAN PE Awards pada kategori Inisiator Kolaborasi Multipihak bersama Wahid Foundation atas inisiasi program Sekolah Damai," kata Nana.

Development and Policy Advisor Wahid Foundation Mujtaba Hamdi mengatakan, program Sekolah Damai ini sudah dimulai tahun 2017. Pilot projectnya dilakukan di empat provinsi, yaitu Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jakarta. Dari empat provinsi tersebut, pilot project sekolah damai di Jawa Tengah merupakan yang terbaik.

"Ada lima SMA/SMK Negeri di Jawa Tengah yang menjadi percontohan. Setelah itu, kami minta diperluas di seluruh Jateng," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!