Bappenas Sebut 9.075 Desa Rentan Terhadap Bencana dan Dampak Krisis Iklim
Kamis, 21 November 2024 - 11:16 WIB
Deputi Bidang Pengembangan Regional Kementerian /Bappenas Tri Dewi Firgiyanti menekankan pentingnya pelestarian linkungan perdesaan dan ketahanan sosial. Foto/istimewa
JAKARTA - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Bappenas menekankan pentingnya transformasi ekonomi lokal, ketahanan sosial, dan pelestarian lingkungan perdesaan. Sebab, data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) 2021, tercatat ada 9.075 desa rentan terhadap bencana dan dampak dari krisis iklim.
Hal tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Regional Kementerian /Bappenas Tri Dewi Firgiyanti saat menghadiri Rakornas PKK, di Jakarta, Selasa, 19 November 2024.
Menrut Tri, krisis iklim ini berpotensi membawa dampak pada degradasi dan alih fungsi lahan, peningkatan kejadian bencana, dan peningkatan angka kemiskinan. Oleh karena itu diperlukan kegiatan prioritas berupa penguatan pembangunan desa secara lintas sektor dalam daya saing, produktifitas, sosial budaya, dan lingkungan perdesaan.
Baca juga: Bappenas: Sinkronisasi Program Wujudkan Pembangunan yang Merata di Papua
Hal tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Regional Kementerian /Bappenas Tri Dewi Firgiyanti saat menghadiri Rakornas PKK, di Jakarta, Selasa, 19 November 2024.
Menrut Tri, krisis iklim ini berpotensi membawa dampak pada degradasi dan alih fungsi lahan, peningkatan kejadian bencana, dan peningkatan angka kemiskinan. Oleh karena itu diperlukan kegiatan prioritas berupa penguatan pembangunan desa secara lintas sektor dalam daya saing, produktifitas, sosial budaya, dan lingkungan perdesaan.
Baca juga: Bappenas: Sinkronisasi Program Wujudkan Pembangunan yang Merata di Papua
Lihat Juga :