Kolaborasi Wujudkan Asta Cita Prabowo di Bidang Ketahanan Pangan Nasional
Selasa, 19 November 2024 - 20:22 WIB
Pihaknya siap berkolaborasi dengan RSI yang menjadi wadah bagi seluruh pelaku sawit, baik mulai dari perusahaan berskala besar hingga smallholders layaknya pekebun. Holding Perkebunan Nusantara memiliki berbagai program unggulan untuk mendukung program swasembada pangan dan energi baru terbarukan melalui initiative strategy 2024-2025.
Strategi itu meliputi pengelolaan perkebunan sawit yang ramah lingkungan, hilirisasi sektor pangan, dan peningkatan produktivitas melalui akselerasi peremajaan sawit rakyat. Saat ini terdapat 2,8 juta hektare sawit rakyat yang berusia di atas 25 tahun untuk segera diremajakan.
"Ini menjadi salah satu momentum bagi kami dalam memperkuat ketahanan pangan melalui program Intercropping," ucapnya.
Pendekatan intercropping merupakan program budidaya dua komoditas berbeda dalam satu hamparan yang sama melalui program peremajaan sawit rakyat (PSR). Setiap tahun dibutuhkan akselerasi PSR hingga 400.000 hektare per tahun.
Melalui program intercropping di areal PSR berpotensi membentuk areal tanam padi seluas 136 ribu hektare pada 2025 dan menghasilkan 476.000 ton gabah kering panen.
Strategi itu meliputi pengelolaan perkebunan sawit yang ramah lingkungan, hilirisasi sektor pangan, dan peningkatan produktivitas melalui akselerasi peremajaan sawit rakyat. Saat ini terdapat 2,8 juta hektare sawit rakyat yang berusia di atas 25 tahun untuk segera diremajakan.
"Ini menjadi salah satu momentum bagi kami dalam memperkuat ketahanan pangan melalui program Intercropping," ucapnya.
Pendekatan intercropping merupakan program budidaya dua komoditas berbeda dalam satu hamparan yang sama melalui program peremajaan sawit rakyat (PSR). Setiap tahun dibutuhkan akselerasi PSR hingga 400.000 hektare per tahun.
Melalui program intercropping di areal PSR berpotensi membentuk areal tanam padi seluas 136 ribu hektare pada 2025 dan menghasilkan 476.000 ton gabah kering panen.
Lihat Juga :