Dukungan Prabowo untuk Luthfi-Taj Yasin, PDIP: Sebagai Presiden Diharapkan Jadi Pengayom Seluruh Kandidat
Senin, 11 November 2024 - 07:18 WIB
Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan kepada Cagub-Cawagub Jawa Tengah nomor urut 2 Ahmad Luthfi-Taj Yasin. Foto: Dok SINDOnews
JAKARTA - Juru Bicara PDIP Cyril Raoul Hakim menyoroti dukungan Presiden Prabowo Subianto kepada Paslon Cagub-Cawagub Jawa Tengah nomor urut 2 Ahmad Luthfi-Taj Yasin. Dia tak permasalahkan dukungan itu, namun menyayangkan tindakan Prabowo.
Menurut dia, Prabowo sebagai Presiden bisa menjadi pengayom bagi seluruh kandidat dan tak membeda-bedakan dukungan partai politik.
Baca juga: Rekomendasikan Pilih Ahmad Lutfi-Taj Yasin, Prabowo: Mempercepat Kemajuan Jawa Tengah
"Nggak ada masalah walaupun tentunya kita sayangkan bahwa sebagai Presiden RI kita harapkan bisa menjadi pengayom bagi seluruh kandidat, anak bangsa tanpa membeda-bedakan parpol maupun dukungan politik," ujar Chico, Minggu (10/11/2024).
Meski demikian, hal itu telah menjadi pilihan Prabowo. Namun, Chico menyinggung Prabowo pernah berjanji tak akan cawe-cawe dan membiarkan masyarakat memilih calon pemimpin dalam Pilkada 2024.
"Namun, kita lihat itu diingkari. Kita tunggu saja bagaimana sikap masyarakat. Kami yakini bahwa suara-suara dan elektabilitas itu lebih terkait dengan pilihan masyarakat langsung bukan endorsement," katanya.
Menurut dia, Prabowo sebagai Presiden bisa menjadi pengayom bagi seluruh kandidat dan tak membeda-bedakan dukungan partai politik.
Baca juga: Rekomendasikan Pilih Ahmad Lutfi-Taj Yasin, Prabowo: Mempercepat Kemajuan Jawa Tengah
"Nggak ada masalah walaupun tentunya kita sayangkan bahwa sebagai Presiden RI kita harapkan bisa menjadi pengayom bagi seluruh kandidat, anak bangsa tanpa membeda-bedakan parpol maupun dukungan politik," ujar Chico, Minggu (10/11/2024).
Meski demikian, hal itu telah menjadi pilihan Prabowo. Namun, Chico menyinggung Prabowo pernah berjanji tak akan cawe-cawe dan membiarkan masyarakat memilih calon pemimpin dalam Pilkada 2024.
"Namun, kita lihat itu diingkari. Kita tunggu saja bagaimana sikap masyarakat. Kami yakini bahwa suara-suara dan elektabilitas itu lebih terkait dengan pilihan masyarakat langsung bukan endorsement," katanya.
Lihat Juga :