Optimalkan Kemandirian Ponpes, Kemenag Akan Inisiasi Economy Hub Pesantren

Kamis, 10 Oktober 2024 - 14:03 WIB
Saat ini ribuan pondok telah memiliki unit usaha yang berbeda-beda. Bahkan, 432 pondok di antaranya telah memiliki Badan Usaha Milik Pesantren (BUMP). BUMP bergerak dalam banyak bidang usaha, mulai dari industri pengolahan, jasa, informasi dan komunikasi, perdagangan, persewaan, katering, pertanian, perikanan, hiburan, digital, percetakan, warung klontong, laundry, suvenir, konveksi, hingga air minum. Economy Hub Pesantren akan menghubungkan pesantren satu dengan lainnya dalam memenuhi kebutuhan.

"Kebutuhan lele tidak diambil dari tempat yang bukan pondok, sehingga perputaran ekonomi terjadi di dalam pondok pesantren. Beras diambil dari pondok mana, air minum diambil dari pondok mana, sehingga perputaran ekonomi terjadi di internal pondok pesantren, kata Basnang.

Baca juga: Gelar Religion Fest, Menag Kick Off Hari Santri 2024

Terpisah, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, sejak awal masuk kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi)-Wakil Presiden Ma'ruf Amin, ia berupaya mewujudkan pesantren yang memiliki sumberdaya ekonomi kuat dan berkelanjutan sehingga dapat menjalankan fungsi pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat dengan optimal. Karena itu, Kemenag sejak 2021 menggulirkan program Kemandirian Pesantren yang hingga saat ini sudah ada 3.576 pesantren yang menjadi penerima manfaatnya.

"Kemandirian Pesantren adalah bagian dari afirmasi negara kepada pesantren yang telah berkontribusi sejak perjuangan hingga pembangunan bangsa," kata Menag Yaqut saat memberikan sambutan pada Wrap Up Forum yang menjadi rangkaian dari Religion Festival di Jakarta, Rabu (9/10/2024) malam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!