Lepas Ratusan PMI, BP2MI Garap Pemberdayaan Ekonomi Pekerja Migran Indonesi
Kamis, 26 September 2024 - 12:35 WIB
Kepala BP2MI Benny Rhamdani (tengah) melepas ratusan PMI skema G to G ke Korea Selatan dan Jerman di el-Royale Hotel, Jakarta Utara, Senin, (23/9/2024). Foto/Dok. SINDOnews
JAKARTA - Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani melepas ratusan Pekerja Migran Indonesia (PMI) skema G to G yang akan berangkat ke Korea Selatan dan Jerman di el-Royale Hotel, Jakarta Utara, Senin, (23/9/2024). Benny meminta para pahlawan devisa ini untuk menjaga kehormatan diri dan bangsa.
”Saya sampaikan bahwa BP2MI sedang merancang konsep pemberdayaan ekonomi untuk PMI. Karena mereka telah mengkumpulkan uang untuk masa depan, dan memberi sumbangan devisa untuk negara. Masa negara hanya diam, tidak mau intervensi membantu,” kata Benny dalam sambutannya. Baca juga: BP2MI Kembali Raih Penghargaan JDIHN dari Kemenkumham
Bagi BP2MI, PMI harus diberlakukan hormat. Tidak boleh negara terkesan setengah hati melayani dan melindungi mereka. Atas berbagai persoalan yang kompleks, Benny menyebut BP2MI mencari berbagai terobosan yang bertujuan membebaskan PMI dari jeratan kemiskinan.
“Semoga perjuangan kami untuk dana abadi bagi PMI dapat terealisasi. Ini bukti negara total hadir dalam mengurus. Jangan setengah hati. Mudah-mudahan doa-doa dari mereka dikabulkan Allah SWT,” tegasnya.
”Saya sampaikan bahwa BP2MI sedang merancang konsep pemberdayaan ekonomi untuk PMI. Karena mereka telah mengkumpulkan uang untuk masa depan, dan memberi sumbangan devisa untuk negara. Masa negara hanya diam, tidak mau intervensi membantu,” kata Benny dalam sambutannya. Baca juga: BP2MI Kembali Raih Penghargaan JDIHN dari Kemenkumham
Bagi BP2MI, PMI harus diberlakukan hormat. Tidak boleh negara terkesan setengah hati melayani dan melindungi mereka. Atas berbagai persoalan yang kompleks, Benny menyebut BP2MI mencari berbagai terobosan yang bertujuan membebaskan PMI dari jeratan kemiskinan.
“Semoga perjuangan kami untuk dana abadi bagi PMI dapat terealisasi. Ini bukti negara total hadir dalam mengurus. Jangan setengah hati. Mudah-mudahan doa-doa dari mereka dikabulkan Allah SWT,” tegasnya.
Lihat Juga :