Paus Fransiskus Kunjungi Indonesia, JK: Suatu Kehormatan, Terima dengan Baik
Senin, 02 September 2024 - 13:54 WIB
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla atau JK mengimbau masyarakat Indonesia untuk menerima kedatangan Paus Fransiskus di Tanah Air dengan baik. Foto/Istimewewa
MAKASSAR - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla atau JK mengimbau masyarakat Indonesia untuk menerima kedatangan Paus Fransiskus di Tanah Air dengan baik. Menurut JK, kedatangan Paus Fransiskus merupakan sebuah kehormatan bagi Indonesia.
"Tentu kedatangan Paus Fransiskus itu suatu kehormatan kita semua untuk menerima dengan baik," kata JK kepada wartawan seusai menjadi narasumber acara Seminar Internasioanl Prinsip dan Karakter Bugis-Makassar "4 ETHOS 4 JUSUF" di Ballroom Hotel Unhas Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (2/9/2024).
JK menambahkan, meski jumlah penganut Katolik tidak terlalu besar jumlahnya di Indonesia, tetapi tidak menjadi alasan bagi Indonesia untuk tidak menghormati Paus Fransiskus.
"Indonesia sebagai negara meskipun penduduk Katolik tidak terlalu besar tapi harus tetap toleran menyambut kedatangannya, siapa pun dia," tegas JK yang juga dikenal sebagai juru runding perdamaian Poso, Ambon, dan Aceh tersebut.
Baca Juga: Paus Fransiskus dan Keberagaman Indonesia
JK juga menilai kedatangan Paus akan berdampak positif terhadap bangsa Indonesia. Sebab, akan lebih mempererat hubungan antaragama dan perdamaian. "Paus itu selalu mendorong perdamaian," tegas JK.
"Tentu kedatangan Paus Fransiskus itu suatu kehormatan kita semua untuk menerima dengan baik," kata JK kepada wartawan seusai menjadi narasumber acara Seminar Internasioanl Prinsip dan Karakter Bugis-Makassar "4 ETHOS 4 JUSUF" di Ballroom Hotel Unhas Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (2/9/2024).
JK menambahkan, meski jumlah penganut Katolik tidak terlalu besar jumlahnya di Indonesia, tetapi tidak menjadi alasan bagi Indonesia untuk tidak menghormati Paus Fransiskus.
"Indonesia sebagai negara meskipun penduduk Katolik tidak terlalu besar tapi harus tetap toleran menyambut kedatangannya, siapa pun dia," tegas JK yang juga dikenal sebagai juru runding perdamaian Poso, Ambon, dan Aceh tersebut.
Baca Juga: Paus Fransiskus dan Keberagaman Indonesia
JK juga menilai kedatangan Paus akan berdampak positif terhadap bangsa Indonesia. Sebab, akan lebih mempererat hubungan antaragama dan perdamaian. "Paus itu selalu mendorong perdamaian," tegas JK.