Kemendagri Minta Pemda Cek Kenaikan Insidentil Komoditas Tertentu
Senin, 12 Agustus 2024 - 18:40 WIB
Hal tersebut berlaku pula untuk daerah lain dengan Indeks Perkembangan Harga (IPH) yang tinggi. Untuk tingkat kabupaten/kota, Tomsi memberikan atensi kepada 10 daerah dengan IPH tinggi periode minggu II Agustus 2024. Pemda tersebut terdiri dari Kabupaten Bone Bolango (3,76%), Sumbawa Barat (3,17%), Lamongan (2,76%), Bangka Tengah (2,27%), Deiyai (2,21%), Banyuasin (1,91%), Pringsewu (1,82%), Teluk Wondama (1,82%), Keerom (1,81%), dan Lumajang (1,81%).
"Saya ingin mengatakan bahwa kabupaten tetangga, ini mulai dari Bone sampai Lumajang itu tetangganya tidak naik, tapi dia naik sendirian," tambahnya.
Di sisi lain, Direktur Statistik Harga Badan Pusat Statistik (BPS) Windhiarso Ponco Adi menyebut, jumlah kabupaten/kota secara nasional yang mengalami penurunan IPH hingga minggu kedua Agustus 2024 lebih banyak dibanding yang mengalami kenaikan.
Dirinya menyebut 10 kabupaten/kota dengan penurunan IPH tertinggi, yaitu Kabupaten Pohuwato dengan perubahan IPH (-6,33%), Kabupaten Solok (-3,65%), Kabupaten Bombana (-3,61%), Kabupaten Sarolangun (-3,58%), Kabupaten Solok Selatan (-3,29%), Kota Sawahlunto (-3,25%), Kabupaten Toraja Utara (-3,22%), Kabupaten Aceh Utara (-3,21%), Kota Pariaman (-3,16%), dan Kabupaten Pakpak Bharat (-2,82%).
"Saya ingin mengatakan bahwa kabupaten tetangga, ini mulai dari Bone sampai Lumajang itu tetangganya tidak naik, tapi dia naik sendirian," tambahnya.
Di sisi lain, Direktur Statistik Harga Badan Pusat Statistik (BPS) Windhiarso Ponco Adi menyebut, jumlah kabupaten/kota secara nasional yang mengalami penurunan IPH hingga minggu kedua Agustus 2024 lebih banyak dibanding yang mengalami kenaikan.
Dirinya menyebut 10 kabupaten/kota dengan penurunan IPH tertinggi, yaitu Kabupaten Pohuwato dengan perubahan IPH (-6,33%), Kabupaten Solok (-3,65%), Kabupaten Bombana (-3,61%), Kabupaten Sarolangun (-3,58%), Kabupaten Solok Selatan (-3,29%), Kota Sawahlunto (-3,25%), Kabupaten Toraja Utara (-3,22%), Kabupaten Aceh Utara (-3,21%), Kota Pariaman (-3,16%), dan Kabupaten Pakpak Bharat (-2,82%).
(abd)
Lihat Juga :