JNPK-NU Minta PBNU Jaga Marwah dan Perhatikan Masalah Keumatan

Senin, 12 Agustus 2024 - 13:39 WIB
Baca juga: Panglima TNI Mutasi 23 Perwira Anak Buah Prabowo Subianto, Ini Daftar Namanya

"Keempat Mendorong PBNU mengevaluasi arah kepemimpinan dan kebijakan organisasi sehingga bisa sejalan mandat konstitusi Organisasi (qonun asasi dan AD/ART)," tuturnya.

Kelima, memohon PBNU meluruskan penyimpangan sejarah dan merawat makam-makam pendiri NU. Keenam, mempertanyakan kebijakan larangan menarik iuran warga ('ianah syahriah), karena telah diatur dalam AD/ART. Ketujuh, mendorong PBNU membangun ekonomi kerakyatan demi kemandirian ekonomi, tanpa bergantung pada politik ekonomi kekuasaan.

“Termasuk dengan menerima konsesi tambang batu bara, suatu industri ekstraktif yang merusak lingkungan dan berpotensi konflik social,” ucapnya.

Kedelapan, memohon kepada PBNU untuk mengedepankan sikap kenegarawanan, sesuai hukum perundang-undangan yang berlaku. Kesembilan, berharap PBNU lebih memperhatikan masalah-masalah keumatan daripada politik kekuasaan agar marwah ke-NU-an kembali terjaga sebagai Ormas sosial keagamaan.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!