Minta Masyarakat Tak Boros Pangan, Pernyataan Bapanas Tuai Kritik
Jum'at, 02 Agustus 2024 - 23:27 WIB
Baca juga: Ekonom Sebut Skandal Bapanas-Bulog Gate Berpotensi Bebani Devisa Negara
Sedangkan, kebutuhan beras di setiap tahunnya hanya berkisar 31 juta ton. Sehingga seharusnya kita bisa suprlus 6 juta ton beras dengan sekali panen untuk 1 tahun.
"Apabila kita bisa dua kali panen, normalnya sesuai dengan zaman Orde Baru. Maka kita bisa menghasilkan 70 juta ton beras di setiap tahunnya. Sehingga kita punya persediaan pangan di lumbung pangan. Bahkan, kita bisa mengekspor ke negara yang membutuhkan. Padahal di Thailand tanam dan panen beras bisa 4-5 kali dalam satu tahun," imbuhnya.
Anggota DPR terpilih periode 2024-2029 ini menyebut, seharusnya Bapanas memaksimalkan hasil pangan. Menurut dia, pernyataan Bapanas agar masyarakat menanam cabe rawit di rumah karena harga cabe sangat mahal di Indonesia menunjukkan ketidakmampuannya dalam mengkoordinasikan stakeholders pangan untuk stabilitas 11 komoditas pangan yang harus dijamin oleh pemerintah dari sisi kecukupan, harga, dan kualitas.
Sedangkan, kebutuhan beras di setiap tahunnya hanya berkisar 31 juta ton. Sehingga seharusnya kita bisa suprlus 6 juta ton beras dengan sekali panen untuk 1 tahun.
"Apabila kita bisa dua kali panen, normalnya sesuai dengan zaman Orde Baru. Maka kita bisa menghasilkan 70 juta ton beras di setiap tahunnya. Sehingga kita punya persediaan pangan di lumbung pangan. Bahkan, kita bisa mengekspor ke negara yang membutuhkan. Padahal di Thailand tanam dan panen beras bisa 4-5 kali dalam satu tahun," imbuhnya.
Anggota DPR terpilih periode 2024-2029 ini menyebut, seharusnya Bapanas memaksimalkan hasil pangan. Menurut dia, pernyataan Bapanas agar masyarakat menanam cabe rawit di rumah karena harga cabe sangat mahal di Indonesia menunjukkan ketidakmampuannya dalam mengkoordinasikan stakeholders pangan untuk stabilitas 11 komoditas pangan yang harus dijamin oleh pemerintah dari sisi kecukupan, harga, dan kualitas.
(cip)
Lihat Juga :