Lemhannas Tempa Kekompakan hingga Toleransi 76 Paskibraka Tingkat Pusat di Cibubur
Sabtu, 20 Juli 2024 - 11:30 WIB
“Bahwa meskipun kita berkompetisi tapi jangan lupa kita juga harus menjunjung tinggi sportivitas dan perhatikan baik-baik keamanan dalam apa pun kegiatannya. Tadi terlihat kan, saking cepat-cepat ingin mendapatkan peran itu menghalalkan segala cara, sikut sana, sikut sini biar dapat segera mendapatkan peran,” ujar Alvin di depan 76 calon Paskibraka.
Selain itu, Alvin mengatakan agar para Capaska harus menjunjung tinggi toleransi dalam bermasyarakat. “Nah dalam bermasyarakat, ingat kita juga harus bertoleransi. Jadi ketika kita melihat bahwa ada orang lain mendapatkan peran itu, maka bertoleransilah, sportiflah melihat hal tersebut, dan jangan lupa dalam proses ada menang dan kalah.”
“Jadi jangan selalu kita menjadi yang terbaik tapi dengan cara yang kurang baik. Maka, ke depan lakukan yang terbaik yang mampu dipersembahkan tetapi menjunjung tinggi nilai-nilai yang kita pegang. Ingat, empat konsensus dasar kita ini, ini merupakan landasan yang akan kita pakai dalam berkegiatan,” pungkasnya.
Sementara itu, Capaska asal Bangka Belitung bernama Loris Akbar Djailanie mengatakan bahwa outbound kali ini meningkatkan kekompakan. “Ada lampu merah, lampu kuning, lampu hijau itu untuk meningkatkan kekompakan dan juga teman-teman bisa memilih dan memilah teman yang bisa didapatkan untuk satu tim.”
Kemudian, Capaska dari Kepulauan Riau Hasya Danirmala Putri Athadira mengatakan dengan senam ekspresi yang telah dilakukan bertujuan untuk membantu lebih terbuka dengan sesama Capaska. “Aktivitas pertama dimana kita berkegiatan senam ekspresi, itu membantu kita mengekspresikan rasa kita. Namun juga membantu kita untuk terbuka dan lebih nyaman dengan teman-teman kita di sekitar.”
Selain itu, Alvin mengatakan agar para Capaska harus menjunjung tinggi toleransi dalam bermasyarakat. “Nah dalam bermasyarakat, ingat kita juga harus bertoleransi. Jadi ketika kita melihat bahwa ada orang lain mendapatkan peran itu, maka bertoleransilah, sportiflah melihat hal tersebut, dan jangan lupa dalam proses ada menang dan kalah.”
“Jadi jangan selalu kita menjadi yang terbaik tapi dengan cara yang kurang baik. Maka, ke depan lakukan yang terbaik yang mampu dipersembahkan tetapi menjunjung tinggi nilai-nilai yang kita pegang. Ingat, empat konsensus dasar kita ini, ini merupakan landasan yang akan kita pakai dalam berkegiatan,” pungkasnya.
Sementara itu, Capaska asal Bangka Belitung bernama Loris Akbar Djailanie mengatakan bahwa outbound kali ini meningkatkan kekompakan. “Ada lampu merah, lampu kuning, lampu hijau itu untuk meningkatkan kekompakan dan juga teman-teman bisa memilih dan memilah teman yang bisa didapatkan untuk satu tim.”
Kemudian, Capaska dari Kepulauan Riau Hasya Danirmala Putri Athadira mengatakan dengan senam ekspresi yang telah dilakukan bertujuan untuk membantu lebih terbuka dengan sesama Capaska. “Aktivitas pertama dimana kita berkegiatan senam ekspresi, itu membantu kita mengekspresikan rasa kita. Namun juga membantu kita untuk terbuka dan lebih nyaman dengan teman-teman kita di sekitar.”
Lihat Juga :