Program Pemberdayaan Pemuda Perlu Kolaborasi dengan Stakeholder Lain
Rabu, 17 Juli 2024 - 20:03 WIB
Peneliti Laboratorium Administrasi dan Kebijakan Publik Universitas Lampung Dodi Faedlulloh. Foto: Ist
JAKARTA - Peneliti Laboratorium Administrasi dan Kebijakan Publik Universitas Lampung Dodi Faedlulloh mengapresiasi program pelayanan kepemudaan yang digagas Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo. Program ini bertujuan memberdayakan pemuda .
Dia menilai Perpres Nomor 43 Tahun 2022 tentang Koordinasi Strategis Lintas Sektor dalam Pelayanan Kepemudaan merupakan langkah tepat dan krusial.
Baca juga: Organisasi Penting Bagi Tumbuh Kembang Pemuda, Kemenpora: Asah Kemampuan Pribadi dan Leader
“Isu dan pelayanan kepemudaan terlalu penting untuk hanya menjadi tanggung jawab Kemenpora saja. Generasi muda kita mewakili masa depan negeri ini dan untuk memenuhi kebutuhan mereka diperlukan pendekatan kolaboratif yang melibatkan berbagai sektor. Secara normatif, peraturan ini bisa menjadi lompatan besar,” ujarnya, Rabu (17/7/2024).
Peraturan itu bertujuan meningkatkan efektivitas layanan pemuda dengan memastikan bahwa program dan kegiatan diselenggarakan oleh beragam sektor.
“Hal ini akan menumbuhkan program sinergis yang berfokus pada kesadaran, pemberdayaan, serta pengembangan keterampilan perintis pemuda,” ucapnya.
Dia menilai Perpres Nomor 43 Tahun 2022 tentang Koordinasi Strategis Lintas Sektor dalam Pelayanan Kepemudaan merupakan langkah tepat dan krusial.
Baca juga: Organisasi Penting Bagi Tumbuh Kembang Pemuda, Kemenpora: Asah Kemampuan Pribadi dan Leader
“Isu dan pelayanan kepemudaan terlalu penting untuk hanya menjadi tanggung jawab Kemenpora saja. Generasi muda kita mewakili masa depan negeri ini dan untuk memenuhi kebutuhan mereka diperlukan pendekatan kolaboratif yang melibatkan berbagai sektor. Secara normatif, peraturan ini bisa menjadi lompatan besar,” ujarnya, Rabu (17/7/2024).
Peraturan itu bertujuan meningkatkan efektivitas layanan pemuda dengan memastikan bahwa program dan kegiatan diselenggarakan oleh beragam sektor.
“Hal ini akan menumbuhkan program sinergis yang berfokus pada kesadaran, pemberdayaan, serta pengembangan keterampilan perintis pemuda,” ucapnya.
Lihat Juga :