Soal Konten Viral Picu Polemik, Kominfo Tekankan Pentingnya Etika di Media Sosial

Sabtu, 29 Juni 2024 - 15:58 WIB
Ketua Redaxi Astari Yuniarti dalam webinar Obral Obrol Literasi Digital (OOTD) bertajuk Asal Viral, Semua Jadi Kesal. Foto/Istimewa
JAKARTA - Fenomena viral sudah tidak bisa dilepaskan lagi di era digital yang semakin canggih. Konten viral bisa menyebar sangat cepat melalui media sosial atau platform digital lainnya.

Sayangnya, banyak konten-konten viral beredar di masyarakat tanpa ada kontrol tentang kebenaran dan dampak buruk ke masyarakat. Bisa dibilang masalah justru muncul dari konten-konten viral yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.



Terlebih, sejauh ini informasi negatif lebih mudah mencuri perhatian masyarakat. Hal itu dibahas dalam webinar Obral Obrol Literasi Digital (OOTD) bertajuk “Asal Viral, Semua Jadi Kesal” yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Jumat, 28 Juni 2024.

Baca juga: Penyebar Video Security Plaza Indonesia yang Pukul Anjing Pelacak Minta Maaf

Seminar yang dilakukan secara daring tersebut dijelaskan mengenai etika berkehidupan di dunia digital menjadi dasar yang sangat penting untuk menciptakan dunia digital yang sehat dan nyaman. Sebab, dampak dari konten viral tidak hanya dalam negeri tapi juga bisa sangat cepat menyebar ke seluruh penjuru dunia.

“Sebenarnya istilah viral itu sudah ada sejak lama sebelum adanya digitalisasi, tapi dengan perkembangan digital saat ini sesuatu yang viral harus jadi perhatian khusus karena penyebarannya sangat cepat dan meluas ke seluruh dunia,” ujar Penggiat Literasi Digital Soni Mongan, Sabtu (29/6/2024).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!