Demokrat: Jangan Salahkan Pemerintah Dianggap Lebih Pentingkan Citra
Sabtu, 22 Agustus 2020 - 10:32 WIB
Politikus Partai Demokrat Didik Mukrianto. Foto/facebook
JAKARTA - Kepala Departemen Hukum dan HAM DPP Partai Demokrat Didik Mukrianto menduga pemerintah mengalami disorientasi untuk memenuhi kebutuhan rakyatnya sehingga meresa wajib membayar influencer.
Menurut dia, idealnya anggaran jumbo Rp90 miliar lebih digunakan langsung untuk mengentaskan rakyat dari kemiskinan, menyediakan lapangan kerja untuk mengurangi pengangguran daripada membangun basis citra melalui influencer.
(Baca: Influencer Dibayar Rp90 Miliar, Demokrat Contohkan Cara SBY Sosialisasi Program)
"Kalau demikian adanya dan begitu besarnya dana untuk infuencer, jangan salahkan apabila ada anggapan bahwa pemerintah dan presiden lebih mementingkan citra dibanding menolong rakyatnya yang kesusahan," ujar anggota Komisi III DPR RI kepada SINDOnews, Sabtu (22/8/2020).
Menurut dia, idealnya anggaran jumbo Rp90 miliar lebih digunakan langsung untuk mengentaskan rakyat dari kemiskinan, menyediakan lapangan kerja untuk mengurangi pengangguran daripada membangun basis citra melalui influencer.
(Baca: Influencer Dibayar Rp90 Miliar, Demokrat Contohkan Cara SBY Sosialisasi Program)
"Kalau demikian adanya dan begitu besarnya dana untuk infuencer, jangan salahkan apabila ada anggapan bahwa pemerintah dan presiden lebih mementingkan citra dibanding menolong rakyatnya yang kesusahan," ujar anggota Komisi III DPR RI kepada SINDOnews, Sabtu (22/8/2020).
Lihat Juga :