Politikus Demokrat Sebut Kata Toxic Bisa Diartikan Netral
Rabu, 15 Mei 2024 - 00:42 WIB
Politikus Demokrat, Kamhar Lakumani merespons ucapan Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) soal larangan membawa orang toxic bisa diartikan dalam kosakata, netral. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Politikus Partai Demokrat , Kamhar Lakumani menganggap, ucapan Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) soal larangan membawa orang toxic bisa diartikan dalam kosakata yang netral. Terutama dalam rangka merepresentasikan harapan ke depan terhadap Indonesia.
"Saya pribadi kosakata netral termasuk Pak LBP yang merupakan pejabat publik di ruangan publik untuk mempresentasikan apa yang menjadi harapan beliau untuk Indonesia ke depan," kata Jamhar pada acara di iNews TV, Rakyat Bersuara bertemakan Orang Toxic Nggak Boleh Jadi Menteri, Jakarta, Selasa (14/5/2024).
Menurutnya, kata yang dilontarkan LBP untuk meminimalisir proses toksifikasi, karena bisa jadi ada orang-orang toxic di pemerintahan. Dengan Luhut berharap pemerintahan ke depan betul-betul diisi oleh orang yang tepat di tempat yang tepat.
Baca juga: Luhut Minta Prabowo Tak Bawa Orang Toxic dalam Kabinet, Jokowi: Udah Benar
"Saya pribadi kosakata netral termasuk Pak LBP yang merupakan pejabat publik di ruangan publik untuk mempresentasikan apa yang menjadi harapan beliau untuk Indonesia ke depan," kata Jamhar pada acara di iNews TV, Rakyat Bersuara bertemakan Orang Toxic Nggak Boleh Jadi Menteri, Jakarta, Selasa (14/5/2024).
Menurutnya, kata yang dilontarkan LBP untuk meminimalisir proses toksifikasi, karena bisa jadi ada orang-orang toxic di pemerintahan. Dengan Luhut berharap pemerintahan ke depan betul-betul diisi oleh orang yang tepat di tempat yang tepat.
Baca juga: Luhut Minta Prabowo Tak Bawa Orang Toxic dalam Kabinet, Jokowi: Udah Benar
Lihat Juga :