Rencana 40 Menteri Kabinet Prabowo-Gibran Dikritik, Pengamat Bandingkan dengan Amerika Serikat

Minggu, 12 Mei 2024 - 08:01 WIB
Wacana penambahan nomenklatur kementerian di kabinet Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka menjadi 40 pos menuai kritik. Foto/Dok MPI/Arif Julianto
JAKARTA - Wacana penambahan nomenklatur kementerian di kabinet Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka menjadi 40 pos dikritik oleh Pengamat politik Ikrar Nusa Bakti. Menurut Ikrar, penambahan nomenklatur kementerian bisa membuat bengkak postur APBN.

Ia pun menilai, penambahan pos kementerian tidak akan efektif untuk menjalankan roda pemerintahan. “Tambah menteri, tambah biaya, tambah rumah jabatan, tambah mobil dinas. Persoalan bangsa enggak selesai-selesai dan hanya bagi-bagi kekuasaan dan jabatan,” kata Ikrar saat dihubungi, Sabtu (11/5/2024).



Ikrar pun membandingkan postur kabinet Indonesia dengan Amerika Serikat (AS). Ia mengungkapkan, jumlah menteri di negeri Paman Sam itu tak lebih dari 15 kementerian.

Baca juga: JK Sentil Wacana Kabinet Prabowo Diisi 40 Menteri: Artinya Bukan Kabinet Kerja tapi Politis
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!