Disebut Ingin Rebut Kursi Ketum PDIP, Jokowi: Bukan Golkar?
Rabu, 03 April 2024 - 10:37 WIB
"Katanya mau ngerebut Golkar, katanya mau ngerebut, masa semua mau direbutin semua," tandas Jokowi.
Saat ditanyai kembali mengenai pernyataan Hasto yang disebut bakal merebut posisi Ketum PDIP, Jokowi meminta semua pihak untuk tidak mengaitkan dirinya.
"Jangan seperti itu, jangan seperti itu," kata Jokowi.
Sekadar informasi, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyebut Presiden Jokowi sempat menugasi seorang menteri membujuk Megawati Soekarnoputri untuk turun dari jabatannya sebagai Ketua Umum PDIP. Bujukan itu agar Jokowi bisa memimpin PDIP ke depannya.
Hal itu diungkapkan Hasto dalam acara Bedah Buku "NU, PNI dan Kekerasan Pemilu 1971" karya Ken Ward (1972) yang digelar di Bakoel Kopi, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (2/4/2024).
Awalnya Hasto menyebut adanya perintah Jokowi ke menteri untuk membujuk Megawati itu terjadi jauh beberapa bulan sebelum Pemilu 2024. Jokowi disebut menugasi seorang menteri yang power full untuk bertemu Pakar Otonomi Daerah Ryaas Rasyid.
Saat ditanyai kembali mengenai pernyataan Hasto yang disebut bakal merebut posisi Ketum PDIP, Jokowi meminta semua pihak untuk tidak mengaitkan dirinya.
"Jangan seperti itu, jangan seperti itu," kata Jokowi.
Sekadar informasi, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyebut Presiden Jokowi sempat menugasi seorang menteri membujuk Megawati Soekarnoputri untuk turun dari jabatannya sebagai Ketua Umum PDIP. Bujukan itu agar Jokowi bisa memimpin PDIP ke depannya.
Hal itu diungkapkan Hasto dalam acara Bedah Buku "NU, PNI dan Kekerasan Pemilu 1971" karya Ken Ward (1972) yang digelar di Bakoel Kopi, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (2/4/2024).
Awalnya Hasto menyebut adanya perintah Jokowi ke menteri untuk membujuk Megawati itu terjadi jauh beberapa bulan sebelum Pemilu 2024. Jokowi disebut menugasi seorang menteri yang power full untuk bertemu Pakar Otonomi Daerah Ryaas Rasyid.
Lihat Juga :