Siapa Calon KSAU Pengganti Fadjar Prasetyo? Moeldoko: Tunggu Aja
Senin, 01 April 2024 - 15:48 WIB
Diberitakan sebelumnya, Pengamat militer dan Co-Founder Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi menilai ada tiga Perwira Tinggi (Pati) TNI Angkatan Udara (AU) berpeluang menjabat Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) pengganti Marsekal TNI Fadjar Prasetyo. Diketahui, Fadjar akan memasuki masa pensiun atau usia 58 tahun pada bulan depan atau bertepatan pada Hari Angkatan Udara 9 April 2024.
"Setidaknya ada tiga aspek yang harus diperhatikan dalam pembangunan kekuatan udara, yaitu aspek organisasi, teknologi, dan kesiapan operasi. Artinya, organisasi harus dikembangkan agar sesuai ragam ancaman dengan mempertimbangkan kondisi geopolitik-geostrategis, juga harus mampu menjawab tantangan dan mengantisipasi kendala,” kata Khairul Fahmi kepada SINDOnews, Kamis (7/3/2024).
Baca Juga: Karier Militer Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, KSAU yang Sebentar Lagi Pensiun
Menurut dia, untuk menjawab tantangan dan kebutuhan di TNI AU tentu dibutuhkan sosok pimpinan yang benar-benar layak dan kompeten. Dia mengatakan, tentunya bukan berarti yang lain tidak layak dan tidak kompeten, melainkan harus dicari sosok yang paling unggul dari para perwira tinggi unggulan itu baik dari rekam jejak prestasi, pengalaman tugas dan jabatan maupun panjangnya masa aktif sebagai prajurit.
"Mengingat jabatan KSAU adalah jabatan bintang empat maka prioritas pertama adalah melihat siapa saja bintang tiga yang potensial. Menurut saya, ada tiga kandidat yang paling potensial menduduki jabatan itu dengan mempertimbangkan kekayaan pengalaman tugas, jabatan, dan masa aktif. Mereka adalah Dansesko TNI Marsdya Samsul Rizal; Pangkoopsudnas Marsdya Tedi Rizalihadi; dan Pangkogabwilhan II Marsdya Tonny Harjono,” pungkasnya.
"Setidaknya ada tiga aspek yang harus diperhatikan dalam pembangunan kekuatan udara, yaitu aspek organisasi, teknologi, dan kesiapan operasi. Artinya, organisasi harus dikembangkan agar sesuai ragam ancaman dengan mempertimbangkan kondisi geopolitik-geostrategis, juga harus mampu menjawab tantangan dan mengantisipasi kendala,” kata Khairul Fahmi kepada SINDOnews, Kamis (7/3/2024).
Baca Juga: Karier Militer Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, KSAU yang Sebentar Lagi Pensiun
Menurut dia, untuk menjawab tantangan dan kebutuhan di TNI AU tentu dibutuhkan sosok pimpinan yang benar-benar layak dan kompeten. Dia mengatakan, tentunya bukan berarti yang lain tidak layak dan tidak kompeten, melainkan harus dicari sosok yang paling unggul dari para perwira tinggi unggulan itu baik dari rekam jejak prestasi, pengalaman tugas dan jabatan maupun panjangnya masa aktif sebagai prajurit.
"Mengingat jabatan KSAU adalah jabatan bintang empat maka prioritas pertama adalah melihat siapa saja bintang tiga yang potensial. Menurut saya, ada tiga kandidat yang paling potensial menduduki jabatan itu dengan mempertimbangkan kekayaan pengalaman tugas, jabatan, dan masa aktif. Mereka adalah Dansesko TNI Marsdya Samsul Rizal; Pangkoopsudnas Marsdya Tedi Rizalihadi; dan Pangkogabwilhan II Marsdya Tonny Harjono,” pungkasnya.
(zik)
Lihat Juga :