Indonesia Perlu Susun Peta Jalan Penguatan Sistem Inovasi Nasional
Sabtu, 30 Maret 2024 - 12:45 WIB
Peta Jalan sangat diperlukan untuk menjadi panduan dalam menjabarkan arah penguatan SIN dengan mengintegrasikan jejaring institusi.
Selain itu, juga menjadi petunjuk arah bagi inovasi yang mendukung program-program nasional sehingga mampu mendorong daya saing nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Untuk menguatkan fondasi tersebut, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) telah menyusun Cetak Biru Ekosistem Pengetahuan dan Inovasi dengan memberikan arah serta koridor untuk memastikan setiap elemen pendukung sistem dapat berkolaborasi dan saling mendukung untuk berkontribusi secara optimal," ungkap Pontjo.
Dia menilai rendahnya penguasaan sains dan teknologi Indonesia disebabkan belum terbangunnya ekosistem inovasi nasional yang kondusif bagi pengembangan sains dan teknologi baik aspek regulasi, tata kelola, alokasi sumber daya, dan kelembagaan yang belum menunjukkan kinerja memadai.
"Berlandaskan pada strategi Triple Helix, pengembangan sains dan teknologi tentu tidak bisa berjalan sendiri-sendiri melainkan harus ada upaya sinergetik dari ketiga pihak tersebut. Terutama dalam mendorong proses hilirisasi yaitu proses mendekatkan hasil riset dan inovasi kepada dunia usaha/industri atau masyarakat untuk penerapan hingga pemasarannya," katanya.
Selain itu, juga menjadi petunjuk arah bagi inovasi yang mendukung program-program nasional sehingga mampu mendorong daya saing nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Untuk menguatkan fondasi tersebut, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) telah menyusun Cetak Biru Ekosistem Pengetahuan dan Inovasi dengan memberikan arah serta koridor untuk memastikan setiap elemen pendukung sistem dapat berkolaborasi dan saling mendukung untuk berkontribusi secara optimal," ungkap Pontjo.
Dia menilai rendahnya penguasaan sains dan teknologi Indonesia disebabkan belum terbangunnya ekosistem inovasi nasional yang kondusif bagi pengembangan sains dan teknologi baik aspek regulasi, tata kelola, alokasi sumber daya, dan kelembagaan yang belum menunjukkan kinerja memadai.
"Berlandaskan pada strategi Triple Helix, pengembangan sains dan teknologi tentu tidak bisa berjalan sendiri-sendiri melainkan harus ada upaya sinergetik dari ketiga pihak tersebut. Terutama dalam mendorong proses hilirisasi yaitu proses mendekatkan hasil riset dan inovasi kepada dunia usaha/industri atau masyarakat untuk penerapan hingga pemasarannya," katanya.
Lihat Juga :